KLIKJATIM.Com | Situbondo --Sedikinya tiga rumah warga di Kabupaten Situbondo ambruk akibat cuaca ekstrem angin kencang disertai hujan deras dan mengakibatkan tiga orang terluka.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo Puriyono mengatakan cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang sejak Sabtu (31/1) malam dan hari ini mengakibatkan tiga rumah roboh.
Baca juga: Tim SAR Situbondo Akhirnya Temukan Jasad Korban Tenggelam di Perairan Baluran
"Pada Sabtu (31/1) rumah milik Minari dan Junaida di Desa Tenggir, Kecamatan Panji, roboh setelah sebelumnya di wilayah itu diguyur hujan deras disertai angin kencang," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Minggu.
Puriyono menyampaikan pada Sabtu (31/1) malam sekitar pukul 23.30 WIB dua rumah yang berdampingan itu ambruk dan menimpa pemilik rumah Junaida dan dua anaknya Rendy (15) dan Nur Islamiya Putri (3) yang sedang tidur.
Ia menceritakan ibu dan dua anak itu mengalami luka-luka di tubuhnya akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah semi permanen.
Baca juga: Selama Juni 2026, Polres Situbondo Ungkap 8 Kasus Kejahatan
"Ibu Junaida mengalami luka di kepala, dada dan kedua kakinya tertimpa reruntuhan bangunan, sedangkan dua anaknya luka ringan, sementara ibu Minari selamat, karena saat kejadian tidur di teras depan rumah," kata Puriyono.
Pada Minggu siang, lanjutnya, hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan rumah warga di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, ambruk di bagian belakang dan dapur.
Baca juga: Dua Pemilik Masih Buron, Hakim PN Situbondo Kembalikan Barang Bukti BBM 42 Ton ke Jaksa
"Rumah bagian belakang atau dapur milik Busarti (59) roboh setelah hujan deras dan angin, pemilik rumah tidak mengalami luka, karena saat kejadian pemiliknya di luar rumah," kata Puriyono.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan deras dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Wahyudi