KLIKJATIM.Com | Lamongan – Masyarakat nelayan Kelurahan Blimbing kembali menggelar tradisi tahunan Festival Golok Sabrang Petik Laut 2026 sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur atas melimpahnya hasil tangkapan laut.
Acara yang dipusatkan di Halaman Kantor Rukun Nelayan Blimbing pada Sabtu (31/1) ini dihadiri langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes.
Baca juga: Pupuk Indonesia dan Polres Lamongan Perkuat Pengawasan, Pastikan Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran
Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kerja keras para nelayan.
Menurutnya, nelayan memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta menjadi motor penggerak roda perekonomian, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir Lamongan.
"Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilaturahmi, berbahagia bersama, mengucap syukur kepada Allah SWT., atas limpahan nikmat yang telah diberikan. Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan, sehingga hasil laut dapat terus bertambah di setiap tahunnya," ucap Bupati Yes di hadapan masyarakat nelayan.
Sebagai bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Lamongan terhadap kesejahteraan para pekerja laut, Pak Yes juga menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada dua orang ahli waris nelayan yang telah meninggal dunia.
Penyerahan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Baca juga: Nyaru Pembeli, Uang Pedagang Es di Lamongan Disikat Pelaku
Festival Golok Sabrang Petik Laut 2026 sendiri berlangsung selama enam hari, mulai dari tanggal 30 Januari hingga puncaknya pada 4 Februari 2026. Untuk memeriahkan suasana, panitia telah menyiapkan serangkaian kegiatan menarik, di antaranya tasyakuran nelayan, jalan sehat, lomba memasak ikan golok sabrang yang menjadi ciri khas lokal, hingga pagelaran seni tradisional sebagai penutup festival.
Melalui festival ini, diharapkan semangat kebersamaan antar nelayan semakin kuat dan potensi wisata budaya di pesisir Lamongan dapat terus berkembang, selaras dengan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berbasis kearifan lokal.
Editor : Fatih