Warga Ledokombo Jember Tewas Tertimpa Pohon

Reporter : Abdus Syukur
Angin kencang di Jember menyebabkan kerusakan rumah dan menewaskan warga karena tertimpa pohon

KLIKJATIM.Com | Jember - Mohammad Kholil (56), warga Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo meregang nyawa setelah tertimpa pohon. Korban tertimpa pohon saat angin kencang melanda kawasan kebun kopi miliknya, Minggu siang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo mengatakan satu orang tewas karena tertimpa pohon tumbang saat angin kencang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Baca juga: Carok Satu Lawan Satu di Jember, Dipicu Rebutan Lahan

"Angin kencang mengakibatkan dahan pohon Sapen patah pada Sabtu (24/1), sehingga menimpa korban yang sedang berada di lahan kopi bersama istrinya, Yanti di petak 110 RPH hutan lindung dan korban langsung meninggal dunia di tempat," katanya di Kabupaten Jember, Minggu.

Istri korban menyampaikan kejadian tersebut kepada warga, kemudian warga menolong dan mengevakuasi korban ke rumah duka.

"Pihak Polsek dan Puskesmas Ledokombo menuju rumah duka, guna melaksanakan pemeriksaan luar jenazah korban yang sudah meninggal dunia itu," ujarnya.

Baca juga: Angin Kencang Terjang Jember, Tujuh Orang Luka di Lima Kecamatan

Selain korban jiwa, angin kencang di Desa Sumberbulus juga mengakibatkan pohon tumbang yang menimpa atap Puskesmas Pembantu (Pustu), sehingga mengalami kerusakan.

"Pohon tumbang yang mengenai Pustu Kesehatan sudah teratasi dan korban bencana yang meninggal dunia sudah dimakamkan oleh pihak keluarga," katanya.

Baca juga: Harga Kedelai Tembus Rp9.500, Pengrajin Tempe di Jember Kurangi Ukuran

Edi mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai dan berhati-hati terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga perlu juga mewaspadai pohon yang berpotensi rawan tumbang

Berdasarkan data BPBD Jember, angin kencang yang terjadi di kabupaten setempat pada 24-25 Januari 2026 menyebabkan satu orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka, satu rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan lima rumah rusak ringan, serta berdampak pada tiga unit fasilitas umum yang tersebar di sembilan desa di lima kecamatan.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru