KLIKJATIM.Com | Gresik — Sampai sekarang penyaluran bantuan tunai langsung dana desa (BLT DD) di Kabupaten Gresik masih sangat rendah. Dari total 330 desa se Gresik, baru tercatat 6 desa yang sudah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 dengan menggunakan anggaran DD.
Lebih detail lagi, untuk jumlah penerimanya masih 426 KK. Jumlah itu terbilang sangat kecil karena pada tahap pertama ditargetkan 6.272 KK, yang seharusnya menerima bantuan senilai 600 ribu per bulan ini.
"Dalam bulan Mei kami upayakan sudah tersalurkan semua untuk tahap pertama," tandas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Malahatul Fardah kepada klikjatim.com, Selasa (5/5/2020).
[irp]
Disinggung soal lambatnya penyaluran BLT DD, Fardah enggan menjawab dengan gamblang. Tapi hanya menyampaikan bahwa total penerima BLT Desa secara keseluruhan ditarget 23.695 KK yang akan disalurkan dua tahap.
"Kami upayakan secepat mungkin. Intinya kami upayakan cepat dan tepat sasaran dalam penyalurannya," tuturnya.
Perlu diketahui sebelumnya dalam apel persiapan dimulainya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menginstruksikan agar BLT DD harus mulai disalurkan. Karena PSBB di Gresik sudah mulai.
[irp]
Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI
"Karena PSBB sudah jalan, minggu ini harus sudah mulai disalurkan, dana itu sudah masuk rekening desa. Tinggal pencairannya saja,” kata Sambari, Selasa (28/4/2020) lalu.
Sementara ini enam desa yang sudah menyalurkan BLT DD di Kabupaten Gresik antara lain:
1.Desa Sidorejo, Kecamatan Bungah sebanyak 45 KK
2.Desa Baron, Kecamatan Dukun sebanyak 87 KK
Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia
3.Desa Kambingan, Kecamatan Cerme sebanyak 89 KK
4.Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme sebanyak 100 KK
5.Desa Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan sebanyak 64 KK
6.Desa Gelanggang, Kecamatan Duduksampeyan 41 KK. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar