KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Penghentian sementara operasional 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang selama ini menyalurkan ribuan porsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar dan ibu hamil di Kabupaten Bojonegoro mendapat perhatian serius dari Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
Bupati Wahono mengaku telah mengirimkan surat resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai respons atas terhentinya operasional sejumlah SPPG di wilayahnya. Laporan terkait penghentian kegiatan tersebut, kata Wahono, telah diterima Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sejak awal Desember 2025.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Kaget Temukan Anomali DTSEN
Ia menyebut, hingga Selasa (16/12/2025), sebanyak 14 SPPG dilaporkan sudah tidak lagi beroperasi. “Sampai dengan tanggal 15 kemarin kita sudah menerima laporan,” ujar Wahono.
Meski demikian, Wahono menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mempersoalkan alasan di balik penghentian operasional SPPG tersebut. Namun, ia menyayangkan terhentinya distribusi Program MBG yang selama ini sangat dinantikan oleh para penerima manfaat, khususnya siswa sekolah dan ibu hamil di Bojonegoro.
“Kita telah mengirimkan surat ke Badan Gizi Nasional bahwa sejumlah SPPG di Kabupaten Bojonegoro kini tidak beroperasi,” tambahnya.
Wahono berharap Program Makan Bergizi Gratis, yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, dapat segera kembali berjalan normal di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, program tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan gizi generasi muda serta kelompok rentan.
“Harapan kami kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, sehingga anak-anak sekolah maupun ibu hamil sebagai penerima manfaat dapat kembali menerima program yang mulia ini,” pungkas Wahono.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, 14 SPPG yang sementara menghentikan penyaluran Program MBG tersebut berhenti beroperasi karena dana Bantuan Pemerintah (Banper) dari Badan Gizi Nasional belum dicairkan.
Berikut data SPPG yang terdampak tersebar di sejumlah wilayah, meliputi:
1. SPPG Kendung, Dusun Kendung RT 05/RW 02, Kecamatan Kedungadem
2. SPPG Sumuragung, Dusun Grogolan RT 004/RW 001, Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno
3. SPPG Mojoranu, Jalan Raya Dander, Desa Mojoranu RT 016/RW 005, Kecamatan Dander
Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, Tabrakan Beruntun Libatkan Tiga Kendaraan di Jalur Bojonegoro–Cepu
4. SPPG Gajah Mitra Mandiri, RT 01/RW 07, Desa Gajah, Kecamatan Baureno
5. SPPG Brangkal 2 Mitra Mandiri, Jalan Raya Kepohbaru, Desa Brangkal, Kecamatan Kepohbaru
6. SPPG Cengkir Mitra Mandiri, Dusun Klampok, Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru
7. SPPG Batokan Mitra Mandiri, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman
8. SPPG Kepoh Mitra Mandiri, Jalan Semanding, Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru
9. SPPG Pejambon Mitra Mandiri, Jalan Masjid RT 03/RW 01, Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo
Baca juga: Libur Iduladha, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro
10. SPPG Karangpacar Mitra Mandiri, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Karangpacar, Kota Bojonegoro
11. SPPG Kapas Mitra Mandiri, Jalan Raya Stasiun Kapas, Desa Kapas, Kecamatan Kapas
12. SPPG Dukohkidul 1 Mitra Mandiri, Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem
13. SPPG Ngambon Mitra Mandiri, Jalan Raya Tambakrejo–Ngambon, Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon
14. SPPG Pelem Mitra Mandiri, Desa Pelem, Kecamatan Purwosari.
Editor : Wahyudi