Sumenep Desentralisasi Agenda Wisata 2026, 54 Event Turun ke Kecamatan

Reporter : Hendra
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, secara langsung memimpin jalannya prosesi yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta ribuan masyarakat, di depan Labang Mesem Keraton Sumenep. (doc. Istimewa/

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, mulai menyiapkan strategi baru dalam penyelenggaraan kalender event tahun 2026. 


Tidak lagi terpusat di wilayah kota, sebagian besar agenda kegiatan akan digelar hingga ke pelosok kecamatan sebagai bentuk pemerataan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga: Bertahan Tiga Generasi, Apen Rainbow Parsanga Jadi Kuliner Legendaris Sumenep dengan Omzet hingga Rp1 Juta Sehari


Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan menjelaskan, bahwa dari sekitar 110 kegiatan yang dirancang untuk tahun depan, sebanyak 54 di antaranya akan dilaksanakan di tingkat kecamatan. 


Langkah tersebut, kata dia, merupakan upaya untuk memastikan seluruh wilayah Sumenep ikut merasakan manfaat dari geliat ekonomi pariwisata.


“Kami tidak ingin kegiatan hanya berpusat di kota. Pemerataan ini sudah kami bicarakan dengan para camat agar pelaksanaannya benar-benar melibatkan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Iksan saat ditemui di Sumenep, Kamis (30/10).


Menurutnya, pendekatan desentralisasi event itu juga diharapkan mampu menumbuhkan partisipasi generasi muda dalam mengangkat potensi daerahnya sendiri. 

Baca juga: Warisan Gurih Marengan Daya, Kerupuk Pattola Khas Sumenep yang Sukses Gerakkan Ekonomi Warga


“Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pemuda, potensi lokal akan lebih terekspos, dan dampak ekonomi serta sosialnya akan lebih terasa di tingkat bawah,” tambahnya.


Iksan menilai, setiap kecamatan di Sumenep memiliki karakter dan kekayaan budaya yang berbeda, mulai dari tradisi masyarakat, seni pertunjukan, hingga destinasi wisata alam. 


Karena itu, pelaksanaan event di daerah akan menyesuaikan dengan potensi khas masing-masing wilayah.

Baca juga: Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Remaja di Raas Sumenep Mandek, Polisi Sebut Penyidikan Terkendala Pergantian Penyidik


Kalender event Sumenep 2026 direncanakan berisi beragam kegiatan, mulai dari festival budaya, lomba olahraga tradisional, hingga promosi wisata bahari. 


Seluruh kegiatan tersebut akan berlangsung sepanjang tahun di berbagai destinasi unggulan, sebagai bagian dari upaya memperkuat citra Sumenep sebagai kabupaten dengan keragaman budaya dan potensi pariwisata yang merata.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru