Warga Geger Penemuan Mayat Bayi di Selokan di Jember, Polisi Sudah Identifikasi Terduga Pelaku

klikjatim.com
Warga bersama aparat mengevakuasi mayat bayi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember (Hatta/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember – Suasana Dusun Rowotengu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, mendadak geger pada Sabtu (18/10/2025) pagi. Warga dikejutkan oleh penemuan mayat bayi perempuan di dekat selokan depan rumah warga, dalam kondisi mengenaskan dan masih berlumur darah.

Bayi malang itu ditemukan tanpa busana dan tanpa kain pembungkus, dengan tali pusar masih menempel di perut. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Katipah (55), warga setempat, sekitar pukul 07.00 WIB saat hendak pulang dari pasar.

Baca juga: Mobil Dinas Diskominfo Jember Terperosok ke Jurang Akibat Longsor

“Saya lihat seperti kaki bayi, tengkurap di air. Kaget, saya langsung panggil warga,” tutur Katipah saat ditemui di lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, warga berdatangan untuk memastikan dan ternyata benar, benda yang ditemukan itu adalah jasad bayi perempuan yang baru dilahirkan. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Semboro.

Kapolsek Semboro, Iptu Andrias Suryo Rubedo, membenarkan adanya temuan jasad bayi tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa bayi itu merupakan hasil hubungan dua remaja, yakni D (18) dan I (22), keduanya warga Semboro.

Baca juga: Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Villa Indah Tegal Besar Mengadu ke DPRD Jember

“Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut sengaja dibuang oleh ibunya sendiri usai melahirkan. Sebelumnya pelaku menenggak obat penggugur kandungan yang dibelikan oleh kekasihnya,” ungkap Andrias.

Baca juga: Geger Alas Pendowo Malo, Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Kain dan Tertimbun Tanah
Menurut keterangan polisi, D melahirkan bayi tersebut sekitar pukul 03.00 WIB di rumahnya. Dalam kondisi panik dan lemah, ia kemudian membuang bayi yang baru dilahirkannya ke aliran air di depan rumah.

“Bayi memiliki berat sekitar 2,6 kilogram, panjang 50 sentimeter, tali pusar masih menempel, dan sebagian tubuhnya masih utuh. Saat ditemukan, bayi sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jasad bayi ke Puskesmas Tanggul untuk dilakukan pemeriksaan medis. Sementara itu, pelaku D yang dalam kondisi lemah mendapat perawatan di Puskesmas Semboro.

Baca juga: Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember

“Kedua pelaku sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk menelusuri asal obat penggugur kandungan yang digunakan,” tambah Andrias.

Polisi juga berkoordinasi dengan pihak medis untuk memastikan kondisi kesehatan pelaku perempuan sebelum proses hukum berlanjut. (qom)

Editor : Muhammad Hatta

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru