Guncangan Gempa Magnitudo 5,0 Kembali Getarkan Sumenep, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada

klikjatim.com
TANGKAPAN LAYAR. Peta gempa bumi sebesar magnitudo 5,0 yang kembali terjadi di Sumenep. (Istimewa/KLIKJATIM.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali dilanda gempa bumi pada Senin siang (13/10/2025). Menurut laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tercatat berkekuatan magnitudo 5,0 dan terjadi sekitar pukul 14.10 WIB.

Pusat gempa diidentifikasi berada pada koordinat 7,28 Lintang Selatan dan 114,14 Bujur Timur, yang berarti sekitar 47 kilometer di arah tenggara dari wilayah Sumenep, dengan kedalaman dangkal mencapai 14 kilometer di bawah permukaan laut.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Meskipun guncangan terasa kuat di beberapa kecamatan, BMKG memastikan bahwa gempa kali ini tidak memicu ancaman tsunami.

Baca Juga : Ruang Kantor Tak Mumpuni, Dinas Pendidikan Sumenep Rogoh APBD untuk Sewa Gedung Pertemuan
“Berdasarkan hasil analisis sementara, gempa bumi dengan magnitudo 5,0 ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, masyarakat diimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan,” tulis BMKG dalam pernyataannya yang diunggah di situs resmi, dikutip Klikjatim pada Senin (13/10).

Baca juga: Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat

Getaran gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah padat penduduk, meliputi Kecamatan Talango, Kota Sumenep, Saronggi, Batang-Batang, Pragaan, dan Bluto. Beberapa warga dilaporkan merasakan guncangan selama beberapa detik, yang mendorong mereka keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Baca juga: Diduga Gasak Travo Perahu 6.000 Volt di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep, Tiga Pria Dibekuk Polisi

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengacu pada informasi resmi untuk menghindari kepanikan. “Pastikan kabar yang diterima bersumber dari kanal resmi BMKG agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu,” tegas lembaga tersebut.

Baca Juga ; DPRD Sumenep Gerah, Event Megah Disbudporapar Disebut Tak Dongkrak PAD
Sebelumnya, Sumenep pernah diguncang gempa berkekuatan lebih besar, yakni magnitudo 6,5, yang berpusat di sekitar Pulau Sapudi. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada lebih dari 400 rumah dan diikuti oleh lebih dari seratus gempa susulan. (yud) 

Editor : Hendra

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru