KLIKJATIM.Com | Sumenep – Di ujung timur Pulau Madura, tepatnya di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, terdapat sebuah kebiasaan unik yang telah diwariskan turun-temurun selama ratusan tahun. Warga desa ini memiliki tradisi unik, di mana mereka beraktivitas, bersantai, dan bahkan beristirahat atau tidur langsung di atas hamparan pasir halus.
Bagi masyarakat Desa Legung Timur, pasir bukan sekadar benda alam, melainkan bagian integral dari kehidupan dan keyakinan mereka. Hampir di setiap rumah, warga membuat semacam "teras pasir" di halaman, tempat mereka bercengkerama dan menikmati waktu sore. Bahkan, di dalam rumah, hamparan pasir halus dijadikan sebagai pengganti kasur.
Baca juga: Tragedi di Perlintasan KA Kalitidu, Pria Asal Sumatera Selatan Tewas Tertemper KA Gumarang
"Ada kasur di rumah, tapi kami jarang memakainya. Tidur di atas pasir lebih nyaman. Kalau siang terasa sejuk, kalau malam justru hangat,” tutur Amna, salah seorang warga, Jumat (10/10).
Baca Juga : DPRD Sumenep Desak Pemkab Tuntaskan Masalah Karyawan PT SumekarKepercayaan turun-temurun menyebutkan bahwa pasir memiliki manfaat bagi kesehatan, seperti membantu relaksasi tubuh, memperlancar sirkulasi darah, hingga menjaga suhu tubuh agar tetap stabil. Keyakinan inilah yang membuat tradisi yang menjuluki mereka sebagai ‘manusia pasir’ ini tetap lestari di tengah arus modernisasi.
Baca juga: Uang Rp74 Juta Hampir Melayang, Warga Sampang Bongkar Modus Penipuan Minyak Goreng di Facebook
Pasir yang digunakan dalam tradisi ini bukanlah sembarang pasir. Warga mengambilnya dari dua lokasi khusus, yakni Gunung Pasir di Desa Legung Barat dan Pantai Lombang yang berjarak sekitar tiga kilometer.
Baca juga: Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, MGBK Gresik Gelar Edu Fair 2026 yang Diikuti 3.800 Peserta
Sebelum digunakan, pasir tersebut harus melalui proses pengolahan ketat: diayak dan dibersihkan dari kotoran serta sisa-sisa material laut agar tetap higienis. Pasir di dalam rumah juga rutin diganti untuk menghindari kelembapan atau debu.
Baca Juga : Maskapai Wings Air Kembali Terbangi Sumenep–SurabayaJika berkunjung ke Sumenep, desa ini, yang kerap disebut “Kampung Pasir,” menawarkan pemandangan menakjubkan di mana hamparan pasir lembut membentang di setiap halaman rumah. Tradisi sederhana ini menjadi cerminan kuatnya nilai budaya, filosofi hidup masyarakat pesisir Madura, dan kedekatan mereka dengan alam. (yud)
Editor : Hendra