KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro resmi menetapkan Basuki sebagai Ketua PPDI periode 2025-2030. Keputusan tersebut diambil secara aklamasi usai adanya mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Parno Suwanto.
Mosi tidak percaya itu muncul karena minimnya komunikasi Parno dengan jajaran pengurus. Kondisi tersebut dianggap menghambat jalannya organisasi, sehingga forum Musdalub terpaksa digelar sebagai langkah penyelamatan.“Keputusan aklamasi ini merupakan suara bulat dari peserta Musdalub demi keberlangsungan organisasi ke depan,” ungkap salah satu pengurus PPDI Bojonegoro, Minggu (28/9/2025).
Baca juga: Detik-Detik Maut di Jalur Bojonegoro-Cepu, Remaja Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk
Dengan hasil itu, Basuki resmi menggantikan Parno Suwanto yang sebelumnya menjabat Ketua PPDI periode 2023–2027 melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Sujoko.
Baca juga: Dugaan Praktik Aborsi Ilegal Mencuat, Tiga Nakes di Bojonegoro Segera Diperiksa Polisi
Dalam pernyataannya, Basuki menegaskan akan memperkuat komunikasi dan kebersamaan di internal PPDI. “Kami akan memperkuat komunikasi dan soliditas, karena tanpa itu organisasi tidak bisa berjalan maksimal,” tegasnya.
Baca juga: Raih Nilai Sempurna, Polres Bojonegoro Borong Tiga Penghargaan dan Apresiasi dari Kapolri
Musdalub kali ini diharapkan menjadi momentum baru bagi PPDI Bojonegoro untuk memperjuangkan aspirasi perangkat desa sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. (ris)Editor : M Nur Afifullah