KLIKJATIM.Com | Sumenep - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan adanya kucuran dana besar untuk menunjang aksesibilitas transportasi udara di Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, pemerintah menyalurkan subsidi tiket penumpang di Bandar Udara Trunojoyo sebesar Rp12.049.290.000.
Ketua Tim Teknik Operasi Keselamatan dan Keamanan Pelayanan Darurat (TOKKPD) UPBU Kelas III Trunojoyo, Mohamad Ali Akbar, menjelaskan bahwa bantuan subsidi ini ditujukan untuk tiga jalur penerbangan reguler.
“Ada tiga rute yang mendapatkan fasilitas subsidi, yakni Bawean–Sumenep pulang-pergi, Pagerungan–Sumenep pulang-pergi, serta Bawean–Surabaya pulang-pergi,” ungkapnya, Jumat (26/9).
Baca juga: Madura Batik Fest 2026 Dibuka, Gerakan Kolektif Hidupkan Kembali Budaya Lokal
Menurut Ali, sebagian besar penumpang yang memanfaatkan penerbangan dari Bandara Trunojoyo bukan dari kalangan pejabat, melainkan masyarakat umum.
“Kalau kita lihat realisasinya, rute Surabaya–Bawean cukup tinggi, bahkan di atas 90 persen. Untuk Sumenep–Pagerungan rata-rata 90 persen, sementara rute Bawean–Sumenep peminatnya lebih rendah,” jelasnya.
Baca juga: KPK Periksa Saksi Korupsi Hibah Pokmas Jatim, Nama Pengelola MBG Ikut Terseret di Sumenep
Ali menambahkan, subsidi ini berlaku penuh selama satu tahun, mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember 2025. Tanpa intervensi pemerintah, harga tiket penerbangan diperkirakan bisa menembus angka satu juta rupiah per orang.
“Dengan adanya subsidi, masyarakat cukup membayar antara Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per tiket,” pungkasnya. (ris)
Editor : Hendra