Khofifah Minta Sosialisasi PSBB Sampai Tingkat RT/RW

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Gresik terus dievaluasi. Di hari kedua ini, masih banyak warga yang belum mengetahui penerapan PSBB di tiga daerah tersebut.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, telah meminta pemkab/pemkot di tiga daerah yang menerapkan PSBB lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab, banyak warga di tingkat bawah belum mengetahui adanya penerapan PSBB ini.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Bintang LVRI di Harvetnas 2026: Perjuangan Hari Ini Lawan Kemiskinan dan Jaga Persatuan

[irp]

"Saya minta kepada RT/RW, kepala desa atau kelurahan mensosialisasikan PSBB," kata Khofifah, di Surabaya, Rabu (29/4/2020).

Khofifah mengakui, sosialisasi penerapan PSBB yang dilakukan Pemprov Jatim hingga saat ini masih kurang maksimal. Khususnya yang sosialisasi kepada warga di tingkap bawah.

Baca juga: Arus Barang Tumbuh 10,85 Persen, Pelindo Multi Terminal Cetak Kinerja Positif Semester I 2026

“Memang masih banyak yang belum clear,” ujarnya.

[irp]

Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades

Dijelaskan Khofifah, diterapkannya PSBB di tiga daerah ini juga dilengkapi buku panduan pedoman terkait PSBB. Harapannya buku panduan penerapan PSBB tersebut bisa tersosialisasikan di tingkat desa/kelurahan atau RT/RW.

“Buku itu mengacu pada peraturan bupati (Perbup), peraturan walikota (Perwali),dan peraturan gubernur (Pergub) terkait PSBB,” jelasnya. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru