Panen Raya Bawang Merah, Bupati Yes Dorong Diversifikasi Pertanian untuk Ketahanan Pangan Lamongan

klikjatim.com
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menghadiri panen raya bawang merah di Desa Sukorame,

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, atau yang akrab disapa Pak Yes, bersama jajaran Forkopimda Lamongan, menghadiri panen raya bawang merah di Desa Sukorame, Kecamatan Sukorame, Rabu (10/9). Panen ini menjadi bukti keberhasilan diversifikasi pertanian di Lamongan, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Menurut Pak Yes, Lamongan tidak hanya mengandalkan komoditas padi atau tembakau. Budidaya bawang merah juga dapat berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi. Bawang merah termasuk salah satu dari tiga bahan pokok yang harganya sering berfluktuasi, di samping beras dan minyak.

Baca juga: Antisipasi Kekeringan 2026, Lamongan Perkuat Strategi dan Tegaskan Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional

"Di Kabupaten Lamongan tidak hanya bisa membudidayakan padi atau tembakau. Tetapi komoditas bawang merah juga bisa dibudidayakan untuk menjaga ketahanan pangan," tutur Pak Yes.

Baca Juga : Gunungan Jajan Meriahkan Grebeg Maulid SDN Sidokumpul Paciran, Ajak Siswa Belajar Makna Berbagi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, Mugito, melaporkan bahwa hingga Agustus 2025, lahan bawang merah seluas 64 hektar telah dipanen dengan kualitas baik. "Varietas yang ditanam adalah Bauji. Budidaya bawang merah tidak hanya dilakukan di wilayah selatan, tetapi juga di beberapa kecamatan lain seperti Sekaran dan Babat," ujarnya.

Baca juga: Kado Terindah HUT ke-59: Persela Lamongan Mengamuk, Bantai Persipal Palu 7-1

Mugito menambahkan, budidaya bawang merah menawarkan berbagai keuntungan bagi petani, seperti harga jual yang tinggi dan proses budidaya yang tidak membutuhkan banyak air. Selain itu, risiko gangguan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) juga minim.

Baca juga: Polres Lamongan Ungkap Modus Selewenangkan Surat Dinas Beli BBM Untuk Pertanian, Ternyata Dijual Kembali

Pada kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Sukorame. Bantuan tersebut meliputi combine harvester padi, benih bawang merah, cultivator, pompa air, alat perajang tembakau, hingga handtraktor rotary dan jalan usaha tani.

Baca Juga : IAI TABAH Lamongan Perkuat Jejaring Internasional, Buka Akses Pendidikan bagi Anak Pekerja Migran dan Jalin Kerja Sama Akademik dengan Malaysia
Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kemajuan pertanian di Sukorame, yang pada akhirnya akan berkontribusi besar dalam menunjang ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan secara keseluruhan. (yud) 

Editor : Rozy

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru