KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut optimistis penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2025. Ia meyakini bahwa festival ini akan menjadi motor penggerak signifikan bagi akselerasi ekosistem ekonomi syariah, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga di Indonesia.
Keyakinan ini disampaikan Khofifah saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Ibrahim, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (9/9/2025). Pertemuan tersebut membahas persiapan FESyar 2025 yang akan diselenggarakan di Surabaya pada 12-15 September 2025.
Baca juga: Hari Otonomi Daerah 2026, Khofifah Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah Wujudkan Asta Cita
Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Regional”, acara ini dianggap sebagai momentum penting untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah di Jatim dan regional Jawa.
Baca Juga : Haornas ke-42, Gubernur Khofifah Ajak Kobarkan Semangat Persatuan dan SportivitasKhofifah menekankan bahwa FESyar bukanlah sekadar ajang pameran, melainkan ruang kolaborasi. Dengan dukungan Bank Indonesia, acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam memperluas program pengembangan ekonomi syariah.
"Berkat dukungan Bank Indonesia, FESyar bisa mendorong pengembangan ekonomi syariah di daerah. Ini juga bisa menjaring agen-agen potensial pengembangan ekonomi syariah ke depannya, serta memajukan Indonesia menjadi pusat industri halal dunia," jelasnya.
Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026
Menurut Khofifah, Jawa Timur memiliki modal kuat berupa infrastruktur halal dan keberadaan Kawasan Industri Halal yang berperan besar dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah. Ia optimistis hal ini akan semakin memantapkan peran Jatim sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah di tingkat nasional. (yud)
Editor : Wahyudi