25 Anak Muda Gresik Ikuti Pelatihan Konten Kreator Bersertifikat BNSP

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan sambutan dalam pembukaan pelatihan Konten Kreator (Dok)

KLIKJATIM.Com | GresikSebanyak 25 anak muda Gresik mengikuti pelatihan konten kreator bersertifikat BNSP yang dibuka langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Kamis (21/8).

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini digelar Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik. Para peserta difokuskan pada peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan sikap profesional di bidang kreatif digital.

Baca juga: SIG Salurkan 292 Hewan Kurban untuk Masyarakat di 19 Provinsi pada Iduladha 1447 H

Bupati Yani menekankan pentingnya generasi muda membekali diri dengan kompetensi nyata, bukan hanya mengandalkan ijazah.

“Kesempatan datang ketika kita sudah siap. Karena itu, jangan berhenti meng-upgrade diri. Pelatihan ini bisa menjadi bekal berharga bagi anak-anak Gresik,” ujarnya.

Baca juga: Dzikir dan Tazkiyatun Nafs Jadi Terapi Spiritual Warga Sedagaran untuk Jaga Kesehatan Mental

Kepala Disparekrafbudpora Gresik, Syaifudin Ghozali, menjelaskan bahwa pelatihan ini sebelumnya dilakukan secara daring. Kali ini, peserta bisa lebih maksimal karena format tatap muka memungkinkan praktik langsung bersama narasumber.

Baca juga: Realisasi Investasi di Kabupaten Gresik Semester I-2025 Capai Rp 16,1 Triliun
Dua praktisi dari LSPMKN Malang, Yura Bachtiar dan Dhimas Ihza Wisnutama, dihadirkan sebagai pemateri. Selain mendapat ilmu teknis, peserta juga berkesempatan meraih sertifikat BNSP sebagai pengakuan kompetensi secara nasional.

Rafi, salah satu peserta, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. “Banyak hal baru yang saya pelajari, mulai teknik pengambilan gambar hingga cara mengatur angle kamera,” katanya.

Baca juga: SIG dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset untuk Hadirkan Material Bangunan Ramah Lingkungan

Sementara itu, Ahmad Maulana, mahasiswa asal Bawean, menilai metode praktikum dalam pelatihan membuat materi lebih mudah dipahami. “Bagi kami yang ingin serius jadi konten kreator, ini pengalaman yang sangat bermanfaat,” ujarnya. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru