KLIKJATIM.Com | Jember - Kebakaran hebat melanda Dusun Krajan 1, Desa Karangduren, Kecamatan Balung, Jember, Kamis (7/8/2025) malam. Seorang nenek bernama Lasmi (83) ditemukan tewas terbakar di dalam rumahnya.
Insiden terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Api pertama kali terlihat oleh warga yang berjualan di Pasar Karangduren. Rumah korban yang terbuat dari bambu dan kayu membuat api cepat menjalar. Lasmi yang tinggal sendiri dan sedang sakit, diduga tidak mampu menyelamatkan diri dan ditemukan tewas di dalam kamar dengan luka bakar 100 persen.
Upaya pemadaman terkendala keterlambatan dua unit truk pemadam kebakaran dari Pos Ambulu dan Rambipuji yang baru tiba saat api sudah membesar. Kedua armada bahkan mengalami kerusakan setelah bertugas—rem blong pada unit Ambulu dan as joint copot pada unit Rambipuji.
Baca juga: Tiga Nelayan Jember Hilang Diterjang Ombak, SAR Perluas Pencarian hingga 48 Mil Laut
Kepala Humas UPT Damkar Jember, Ferdy Eko Putra, mengakui keterlambatan karena armada sudah tua dan lambat. Ia juga menyebut bahwa unit damkar dalam kondisi lebih baik saat itu sedang bertugas di pusat kota Jember untuk pengamanan Jember Fashion Carnaval (JFC).
Baca juga: 58 Mahasiswa Asal NTT Kuliah di UNEJ, 6 dari Daerah Terdampak Gempa Jadi Perhatian Kampus
Kapolsek Balung, AKP Agus Sutriono, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar yang biasa digunakan korban.
Kini, hanya tersisa tiga unit armada damkar dalam kondisi siap pakai di Kabupaten Jember: satu di Kalisat dan dua lainnya berjaga di Alun-Alun Kota Jember selama acara JFC dan pertunjukan kembang api 8–10 Agustus 2025. (ris)
Baca juga: DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan
Editor : Muhammad Hatta