KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan Subholding PTPN III (Persero) di sektor pergulaan, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Aerofood ACS Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar-BUMN dalam penyediaan produk pangan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Penandatanganan MoU berlangsung di Jakarta pada 30 Juli 2025, dan dihadiri oleh jajaran direksi dari kedua belah pihak serta PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Aero Wisata.
Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades
Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang terjalin. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai wujud semangat BUMN dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional.
Baca Juga : Kunjungi PT SGN dan PT Enero, DPR RI Dukung Pengembangan Bioetanol Berbasis Tebu di Mojokerto"Kerja sama ini menjadi titik awal dari sinergi yang berkelanjutan. Bersama, kita dapat memperkuat rantai pasok pangan nasional dan memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan pangan Indonesia," ujarnya.
Baca juga: Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding
Mahmudi menambahkan, SGN saat ini mengelola 36 pabrik gula dengan kapasitas terbesar di Indonesia. Perusahaan ini juga sedang mengakselerasi hilirisasi produk melalui perluasan distribusi ke segmen ritel.
Baca juga: Buktikan Kencangnya CBR Series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di ARRC Mandalika 2026
Produk Gula Kristal Putih (GKP) yang diproduksi SGN telah memenuhi standar mutu tinggi dan mengantongi berbagai sertifikasi, termasuk ISO 9001, SNI, dan sertifikasi halal.
Baca Juga : Dukung Swasembada Gula, Mentan Luncurkan Inovasi Mobil Manis PT SGNKerja sama strategis ini diharapkan dapat memperluas jaringan distribusi produk gula SGN dan menciptakan nilai tambah bagi konsumen akhir. Selain itu, sinergi ini juga diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. (yud)
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi