Yanuar Utomo Resmi Pimpin Kejari Gresik, Hadapi Tantangan Penanganan Kasus Korupsi

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Kajari Gresik yang baru, Yanuar Utomo (kiri) dan Kajari lama, Nana Riana usai sertijab (Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pimpinan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi berganti setelah proses serah terima jabatan yang berlangsung di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada 23 Juli 2025, kemarin.

Yanuar Utomo dipercaya untuk memimpin Korps Adhyaksa Kabupaten Gresik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Tugas berat pun menanti, khususnya dalam penanganan berbagai kasus dugaan korupsi yang masih dalam proses penyelidikan.

Baca juga: Pemkab Gresik dan Kejari Sepakati Kerja Sama Penanganan Perdata dan TUN dengan Fokus Pengembalian Aset Daerah

"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat di Kabupaten Gresik," kata Yanuar Utomo dalam momen pisah sambut.

Pada kesempatan itu, Yanuar juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pejabat sebelumnya yang telah memberikan kontribusi besar bagi Kejari Gresik. Ia berkomitmen untuk melanjutkan dan meningkatkan berbagai prestasi yang telah diraih.

Baca juga: Kejaksaan Gresik Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Narkotika Bernilai Hampir Rp1 Miliar

"Kami akan teruskan dan bahkan tingkatkan apa yang sudah diraih sebelumnya," tuturnya.

Sebelumnya, Yanuar menjabat sebagai Kepala Kejari Kepulauan Talaud, Melonguane, Sulawesi Utara.

Baca juga: Kejari Gresik Selidiki Dugaan Penyerobotan Lahan Sempadan Sungai oleh 13 Perusahaan
Sementara itu, Nana Riana yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Gresik, kini mendapat amanah baru sebagai Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Nana mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan selama masa jabatannya.

Baca juga: Setengah Tahun, Kejari Gresik Kumpulkan PNPB Rp2,4 Miliar

"Dukungan dari masyarakat sangat berarti. Tanpa dukungan itu, tentu kinerja kami tidak akan maksimal," ungkap Nana.

Selama menjabat sejak Februari 2023, Nana berhasil mengungkap sejumlah kasus besar. Beberapa di antaranya adalah dugaan korupsi dana hibah UMKM yang melibatkan sejumlah pejabat dari Dinas Koperasi dan Perindustrian Gresik, korupsi CSR Desa Roomo di Kecamatan Manyar, penyelidikan terkait dana hibah untuk pondok pesantren di wilayah Manyar, serta penyelidikan penguasaan lahan sempadan sungai oleh perusahaan dan personal. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru