KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan dari Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), melaksanakan sosialisasi uji coba Terminal Booking System (TBS) kepada pelanggan dan asosiasi pengguna jasa logistik. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen TPS untuk meningkatkan efisiensi operasional serta memperlancar arus logistik nasional.
Sosialisasi yang digelar di Java Meeting Room TPS ini dihadiri oleh perwakilan dari ALFI, GPEI, GINSI, ORGANDA, APTRINDO, dan LOGINDO. TBS adalah sistem penjadwalan kedatangan truk ke terminal berdasarkan pembagian waktu kedatangan (time slot), yang dirancang untuk mengurangi antrean, mempercepat pelayanan, dan menekan biaya logistik.
Baca juga: Peringati Hari Kartini, TPS Perkuat Kepercayaan Diri dan Peran Pekerja Perempuan
Direktur Operasi TPS, Noor Budiwan, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan pola kedatangan truk lebih teratur dan merata sepanjang hari, menghindari penumpukan pada jam-jam sibuk seperti pukul 16.00–24.00. Menurutnya, penerapan TBS akan menciptakan ritme layanan yang lebih terukur, mendukung konsep terminal modern, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.
Uji coba TBS akan dimulai pada Senin, 7 Juli 2025 pukul 09.00 WIB. Dalam masa uji coba ini, pembagian waktu kedatangan akan dipersingkat dari sebelumnya 8 jam menjadi 4 jam. Sosialisasi dan uji coba ini juga ditujukan untuk membiasakan pelaku logistik dengan sistem baru, serta memastikan adanya dukungan layanan seperti helpdesk jika terjadi kendala selama implementasi.
Baca juga: ASEAN Perkuat Efisiensi Logistik di Surabaya: Bea Cukai dan TPS Dorong Koordinasi Lintas BatasKepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan Laut, dan Kepelabuhanan KSOP Utama Tanjung Perak, Nanang Afandi, menyampaikan apresiasi terhadap TPS atas upaya dalam merespons kebutuhan sistem pengaturan kendaraan yang lebih efisien. Ia juga mendorong pelaku usaha logistik untuk menyesuaikan jam operasional dengan layanan terminal 24 jam.
Baca juga: TPS Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko melalui Pelatihan Sertifikasi GRC
Dukungan terhadap TBS juga disampaikan oleh asosiasi pengguna jasa. Ketua DPW ALFI Jawa Timur, Sebastian Wibisono, menyatakan bahwa TBS layak didukung karena dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan logistik. Ketua DPC APTRINDO Surabaya, Wayan Sumadita, menilai TBS sebagai langkah maju bagi pelaku usaha angkutan barang. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Klub LOGINDO Jatim, Christin Adni Susilowati, yang melihat manfaat besar dari pengurangan antrean dan percepatan layanan di terminal.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, TPS menyiagakan layanan bantuan pelanggan 24 jam selama masa uji coba, melalui: Telepon: (031) 320 2020 dan Email: cs@tps.co.id.
Baca juga: Jaga Kepercayaan Publik, Manajemen TPS Perkuat Kompetensi Tata Kelola Melalui Sertifikasi GRC
TPS terus berinovasi untuk mempertahankan posisinya sebagai pengelola terminal peti kemas internasional dan domestik. Sepanjang tahun 2024, TPS mencatat arus peti kemas sebesar 1.584.774 TEUs, dan hingga semester pertama 2025 telah mencapai 768.518 TEUs, dengan penguasaan pangsa pasar internasional sebesar 83 persen di Pelabuhan Tanjung Perak. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar