Legislator PKB Gresik Inisiasi Kajian Alternatif Proyek Infrastruktur lewat Konsultan Ahli Perencanaan

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Wakil Ketua Komisi III DPRD kabupaten Gresik, Abdullah Hamdi (baju hijau) (Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPRD Kabupaten Gresik, Abdullah Hamdi, mengusulkan agar lembaga legislatif menggandeng konsultan ahli perencanaan infrastruktur. Langkah ini dimaksudkan untuk melakukan kajian mendalam terhadap rencana pembangunan infrastruktur di wilayah Gresik.

Menurut Hamdi, kehadiran konsultan perencanaan sangat penting dalam memperkuat fungsi pengawasan legislatif, khususnya bagi anggota Komisi III yang membidangi infrastruktur. Tujuannya adalah untuk memastikan kualitas dan efektivitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gresik.

Baca juga: BLT DBHCHT Gresik Sasar Buruh hingga Petani Tembakau, Masing-masing Terima Rp900 Ribu

“Pertama, karena latar belakang anggota DPRD tidak semuanya berasal dari bidang teknik. Kedua, kami ingin ada pembanding antara perencanaan pekerjaan infrastruktur yang diajukan oleh Dinas PUTR dengan hasil kajian pihak independen,” jelas Hamdi, yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik ini.

Ia menuturkan bahwa konsultan perencanaan akan melakukan pemetaan kebutuhan infrastruktur berdasarkan topologi wilayah. Dari situ, konsultan akan memberikan rekomendasi teknis, termasuk jenis konstruksi dan perkerasan jalan yang sesuai.

Baca juga: RPJMD Gresik 2025–2029 Disetujui DPRD, Pansus Tekankan Urgensi Peta Jalan IPTEK
“Misalnya dalam pembangunan jalan, kontur tanah di Gresik bagian utara dan selatan berbeda. Di utara tanahnya relatif stabil, sementara di selatan masih labil. Maka, pilihan material seperti beton atau aspal akan sangat tergantung pada kondisi tersebut. Ini yang akan dikaji oleh konsultan,” terang Hamdi.

Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Beri Keringanan Pajak Daerah

Hasil kajian dari konsultan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan perbandingan terhadap rencana kerja pembangunan infrastruktur yang disusun oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Nanti dari hasil kajian itu akan terlihat perbedaannya. Bisa jadi, perencanaan dari konsultan yang kami libatkan menghasilkan efisiensi anggaran dengan kualitas yang sama atau bahkan lebih baik. Ini yang akan kami tawarkan sebagai alternatif,” imbuhnya.

Baca juga: Bendera Merah Putih Raksasa 5x15 Meter Berkibar di Tebing Kapur Sekapuk Gresik

Dengan keterlibatan konsultan independen ini, Hamdi berharap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gresik dapat berjalan lebih optimal, berkualitas, dan berkelanjutan. Selain itu, pengawasan dari DPRD maupun masyarakat bisa dilakukan dengan lebih komprehensif. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru