KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Seorang PDP asal Bojonegoro meninggal dunia pada Kamis (23/4/2020) malam. Meskipun belum dinyatakan positif Covid-19 tapi jenazah tersebut dimakamkan dengan protap penanganan Covid-19.
Kades Sukorejo, Budi Suprayitno mengatakan, warga Desa Sukorejo ini merupakan seorang ibu yang setiap hari berjualan di depan rumahnya. Pemakaman sendiri dilakukan tadi pagi dan warga dilarang mendekat.
Baca juga: Tragedi di Perlintasan KA Kalitidu, Pria Asal Sumatera Selatan Tewas Tertemper KA Gumarang
"Petugas membawa pakaian lengkap APD" jelas Budi Suprayitno, Jumat (24/4/2020).
Ia menambahkan, awalnya korban dirawat di RS Aisyiah Bojonegoro. Korban dikabarkan memiliki riwayat sakit diabetes dan darah tinggi. Karena ada sesak napasnya lalu dipindah ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.
[irp]
Kini Desa Sukorejo tampak sepi dari aktivitas warga. Gang Desa yang biasanya jadi Pasar Krempyeng juga lengang. Sementara enam orang yang merupakan keluarga dari pasien meninggal sudah menjalani rapid test. Hasilnya, semuanya nonreaktif.
Baca juga: Uang Rp74 Juta Hampir Melayang, Warga Sampang Bongkar Modus Penipuan Minyak Goreng di Facebook
"Untuk saat ini ditutup, Pasar Krempyeng, gang juga ditutup. Kita berharap dan berdoa semoga hasil lab swab-nya (pasien yang meninggal) nanti negatif," lanjutnya.
[irp]
Kabag Humas Pemkab Bojonegoro Masirin menjelaskan, sebelum berstatus PDP, warganya itu sempat dirawat di RS Aisyiah. Baru pada Kamis (23/4/2020) dirujuk ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo. Namun beberapa jam kemudian meninggal dunia.
Baca juga: Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, MGBK Gresik Gelar Edu Fair 2026 yang Diikuti 3.800 Peserta
"Iya tadi malam meninggalnya dan dimakamkan tadi secara protokol karena PDP. Perempuan usia 67." pungkas Masirin. (bro)
Editor : M Nur Afifullah