KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) dan Ant International, perusahaan global terdepan di bidang pembayaran digital, digitalisasi, dan teknologi keuangan, hari ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).
Penandatanganan ini menandai dimulainya kolaborasi strategis untuk menghadirkan solusi pembiayaan digital yang cepat, fleksibel, dan inklusif, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi para pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Baca juga: Mariah Carey Pukau Ribuan Nasabah OCBC di Premium Music Experience 2025
Melalui kemitraan ini, OCBC dan Ant International berkomitmen mempermudah akses pembiayaan bagi individu maupun entitas bisnis. Kolaborasi ini memadukan pengalaman panjang OCBC di sektor UMKM, pemahaman mendalam terhadap pasar lokal, serta layanan perbankan terintegrasi, dengan keunggulan Ant International dalam pemodelan data alternatif, strategi kredit dinamis, dan proses penilaian kredit berbasis otomatisasi.
Kerja sama ini menjadi kolaborasi perdana Ant International dengan bank komersial di Indonesia yang berfokus pada integrasi layanan keuangan digital. Kedua pihak optimistis bahwa inisiatif ini akan memberikan dampak signifikan bagi ribuan pelaku usaha dalam beberapa tahun ke depan.
Martin Widjaja, Direktur OCBC, mengatakan, pihaknya sangat antusias menjalin kemitraan dengan Ant International. Kolaborasi ini memperkuat komitmen OCBC untuk memperluas akses keuangan bagi pengusaha. Menurut dia, teknologi menjadi enabler penting dalam misi OCBC untuk menjadi mitra pertumbuhan yang andal bagi pelaku usaha yang ingin berkembang.
"Kami percaya, pemberdayaan bisnis lokal melalui solusi keuangan yang bertanggung jawab dan mudah d iakses akan menciptakan dampak positif yang luas. Untuk itu, OCBC akan terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dan menjalin kolaborasi strategis, termasuk dengan Ant International, serta menyempurnakan proses pembiayaan agar lebih cepat dan inklusif," beber Martin.
Baca juga: OCBC Melalui Program SPARTA Bangun Sekolah dengan Ecobrick dari Sampah PlastikBerdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, sektor UMKM menyumbang lebih dari 60,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap sekitar 97% tenaga kerja. Melalui kolaborasi ini, OCBC dan Ant International berupaya menjembatani kesenjangan pembiayaan UMKM, tidak dengan pendekatan konvensional, melainkan melalui solusi berbasis teknologi dan data yang inklusif.
Baca juga: OCBC Dorong Keberlanjutan Menyeluruh: Dari Operasional Hijau hingga Ekonomi Sirkular
Ant International sendiri memiliki komitmen global yang kuat dalam mendukung pelaku usaha mikro dan kecil, yang mencakup lebih dari 90�ri seluruh mitra bisnisnya. Perusahaan ini terus memperluas akses keuangan dengan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), melampaui perannya dalam pembayaran digital.
Quan Yu, General Manager of Credit Services, Ant International, menyampaikan, UMKM merupakan motor utama inovasi dan pertumbuhan di tengah percepatan transformasi digital Indonesia.
"Bersama OCBC, mitra terpercaya dengan rekam jejak yang kuat di Indonesia, kami ingin membantu pelaku usaha kecil tumbuh dan membangun ketahanan jangka panjang melalui solusi keuangan berbasis teknologi yang dipersonalisasi," kata Quan Yu.
Baca juga: OCBC Jadi Bank Swasta Pertama yang Mengimplementasikan IKD Versi Terbaru 2025
Kedua perusahaan juga menegaskan komitmen penuh terhadap perlindungan data nasabah dan kepatuhan terhadap regulasi, guna memperkuat kepercayaan terhadap layanan keuangan digital.
OCBC dan Ant International akan terus mengembangkan kolaborasi strategis ini dengan menghadirkan lebih banyak produk keuangan inklusif, menjangkau lebih banyak pelaku usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar