Pasien Sembuh Covid-19 Disambut Haru Tenaga Medis

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Warga Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu Gresik saat menyambut tetangga mereka yang dinyatakan sembuh dari virus corona.

KLIKJATIM.Com | Kediri - Stigma pasien positif covid-19 menakutkan agaknya mulai pudar di masyarakat. Sebaliknya masyarakat saat ini menyambut hangat pasien positif corona yang sudah dinyatakan sembuh. Seperti yang terlihat saat peyambutan pasien sembuh di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Kediri.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan PERMATA JATIM di Bendomungal Pasuruan

Di Kabupaten Gresik Pemerintah Desa Randuboto menggelar penyambutan kepulangan salah satu warga desanya yang dinyatakan sembuh dari virus Covid-19. Pasein sembuh tersebut berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 50 tahun. Penyambutan tersebut dipimpin langsung oleh Kades Randuboto Andhi Sulandra.

Andhi Menceritakan, penyambutan tersebut dilakukan demi menghindari stigma negatif terhadap Pasien yang sembuh, agar tidak ada reaksi Negatif dari masyarakat. "Ya penyambutan ini agar masyarakat tahu dan tidak takut berlebihan dalam situasi pandemi ini, bahwa Corona bisa disembuhkan. Dan juga agar masyarakat tahu bahwa warga kami yang sebelumnya dinyatakan positif kini sudah sembuh total, sehingga warga sini tidak perlu khawatir," ujarnya.

Saat mobil yang mengantarkan warga Randuboto tersebut datang memasuki desa, sontak warga berdiri didepan rumahnya masing-masing dengan melantunkan syair shalawat. "Bersama-sama warga melantunkan shalawat menyambut kedatangan warga kami yang sembuh. Mudah-mudahan desa kami khususnya, dan seluruh warga Gresik terhindar dari balak dan wabah," imbuhnya.

[irp]

Baca juga: Pendapatan Retribusi Sewa Wahana dan Venue Milik Pemkab Gresik Lampaui Target

Sementara itu di Kabupaten Kediri Dua pasien Covid-19 atau Corona diperbolehkan pulang usai dinyatakan sembuh. FT, pasien berusia (49) serta , TR, (42) juga dinyatakan sembuh. Sama seperti FT, ibu rumah tangga ini juga mendapat perlakuan istimewa dari petugas Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran. “Selama di sini saya dirawat dengan sangat baik oleh para petugas. Mulai gizi makanan sampai perawatan medis, semua dilakukan sangat baik,” kata TR dari balik masker medis yang dikenakan.

FT dan TR mulai menjalani perawatan di RSUD Gambiran sejak tanggal 10 April 2020. Keduanya merupakan klaster dari pelatihan haji di asrama Sukolilo Surabaya. Baik FR maupun TR mengaku tak akan pernah melupakan momen ini, di mana dirinya menjadi korban virus Corona yang melanda dunia. Mereka juga meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga diri dan keluarga, karena virus ini bisa menyerang siapa saja.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Terbitkan Surat Perintah  F Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Direktur RSUD Gambiran Dr. Fauzan Adima, M.Kes mengatakan pemberian kehormatan kepada para pasien Covid-19 yang sudah sembuh ini untuk menyemangati mereka setelah berjuang melawan virus. Selain itu, proses perawatan yang panjang hingga mencapai kesembuhan turut membentuk ikatan emosional antara pasien dengan para perawat dan dokter di ruang isolasi.

Dengan kesembuhan ini, Fauzan berharap akan menambah optimisme masyarakat dalam melawan Covid-19, dengan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pasien yang sembuh ini juga diminta menjadi duta kesehatan untuk mengajak orang di sekitarnya mematuhi ketentuan pemerintah.. (hen)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru