KLIKJATIM.Com l Pasuruan - Merebaknya wabah virus Corona (Covid-19) l terjadi di Kabupaten Pasuruan berdampak pada berbagai sektor. Salah satunya kesehatan. Persediaan kantung darah di Kabupaten Pasuruan mengalami krisis darah.
"Sejak wabah Corona merebak, ketersediaan kantung darah di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Pasuruan semakin menipis," kata Humas PMI Pasuruan, Soni disela-sela acara donor darah di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/4/2020).
Baca juga: AZKO Buka Gerai di Kota Pasuruan, Tawarkan 52 Brand Ternama
Mengantisipasi semakin menipisnya stok kantong darah, pihaknya melakukan aksi cepat tanggap dengan menggelar gerakan donor darah bekerjasama dengan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan. "Ada 100 relawan yang siap mendonorkan darahnya," ungkapnya.
Sebelum mendonorkan darahnya, para relawan dites kesehatan. Setelah dipastikan sehat oleh tim dokter, baru dilakukan transfusi. "Aturan physical distancing dan protap kesehatan dalam pencegahan wabah virus korona tetap diberlakukan, jadi relawan kami datang setiap 5 orang bergantian hingga terkumpul 100 kantong darah," jelasnya.
Baca juga: Dua Residivis Curanmor Diringkus Satreskrim Polres Pasuruan Kota
Setiap harinya, terang Soni, di Kabupaten Pasuruan membutuhkan 700 kantong darah. Dan saat ini, Unit Cabang PMI Pasuruan tinggal 500 kantong darah. "Dengan adanya bakti sosial yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, kami mengucapkan terima kasih. Ayo donorkan darahmu demi kemanusiaan," serunya.
Sementara itu, Andre Wahyudi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menyatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai panggilan kemanusiaan di tengah Pandemi. "Seperti diketahui transfusi darah sangat penting untuk menyelamatkan hidup seseorang, sehingga hal ini sangat urgen dilaksanakan di tengah menipisnya stok darah," jelas Andri.
Baca juga: Atasi Harga Plastik, Kader PDI Perjuangan Jember Tebar 1.000 Tas Belanja di Tiga Pasar
Baginya panggilan kemanusiaan membantu sesama tidak harus berhenti di tengah wabah yang melanda. "Hanya saja cara untuk melaksanakannya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan tentang penanganan dan pencegahan penyebaran wabah virus Corona agar semua bisa aman dan tetap sehat," jelas pria yang akrab disapa AW. (bro)
Editor : Redaksi