KLIKJATIM.Com | Jember - Sebuah video berdurasi 10 detik yang memperlihatkan keranda bergoyang di area pemakaman RT 08 RW 01 Dusun Krajan, Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, Jember, mendadak viral di media sosial.
Video tersebut ramai dibagikan di platform Instagram, TikTok, X, dan Facebook oleh berbagai akun, di antaranya @jember24jam di Instagram dan @cahdeso di TikTok.
Hasil penelusuran menunjukkan, video tersebut diduga direkam oleh sejumlah pemuda setempat pada Rabu malam (14/5/2025). Namun, akibat video itu, warga sekitar kini mengaku merasa resah dan takut saat melintasi kawasan pemakaman yang menjadi jalur penghubung antar desa di Kecamatan Ajung dan Tempurejo tersebut.
Baca juga: Kepergok di Sawah, Residivis Curanmor di Jember Babak Belur Dihajar Massa
“Gara-gara video itu, warga jadi takut. Apalagi jalanan itu memang agak gelap kalau malam. Sekarang tambah meresahkan,” ujar MR, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya secara lengkap, Jumat (16/5/2025).
MR meyakini video tersebut adalah hoaks dan sengaja dibuat untuk konten. “Saya tinggal di sini sejak 1988, belum pernah ada kejadian aneh seperti itu. Tidak mungkin ada keranda bisa goyang-goyang sendiri, apalagi sampai terpental. Ini jelas meresahkan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pemuda desa kini melakukan patroli malam untuk memastikan keamanan sekitar. “Kalau ketahuan ada yang iseng bikin konten lagi, kita tangkap,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua RT 08, Mochammad Busri. Ia menyebutkan bahwa pihaknya bersama Polsek Jenggawah saat ini tengah menyelidiki kebenaran video tersebut.
“Itu kejadiannya malam, sekitar dua hari lalu. Tapi saya yakin itu hoaks. Saya tinggal di sini lebih dari tahun dan tidak pernah mengalami kejadian seperti ini, " ujar dia.
Busri mengatakan, sudah kurang lebih dua hari belakangan ini video viral keranda bergoyang itu dibahas warga dan malah membuat resah.
"Bahkan saya di pasar, banyak yang bahas. Bahkan ibu-ibu mlijo (pedagang sayur keliling) sampai mengaku takut. Kalau mau lewat di lokasi makam itu. Padahal mereka kan tiap pagi sebelum subuh, sudah harus kulakan (berdagang, red) sayur untuk keliling. Malah milih lewat jalan lain," jelasnya.
Lebih lanjut kata Busri, dari kejadian video viral itu. Kini pihaknya berkoordinasi dengan polisi, untuk mengungkap pasti siapa orang yang membuat konten video meresahkan itu.
"Kemarin Pak Rinto (Kanit Reskrim Polsek Jenggawah) juga sudah berkoordinasi untuk menangkap pelaku pembuat video itu," ujarnya.
Terpisah Kapolsek Jenggawah AKP Eko Basuki Teguh Argowibowo membenarkan tentang adanya video keranda bergoyang itu. Ia menghimbau warga untuk tidak resah.
"Memang ada di media sosial, itu ada video alamatnya disebutkan di daerah Jenggawah. Tapi kami konfirmasi di sana, kami cari dengan Pak Kampung, Pak Kades, di situ memang ada pemakaman di daerah Kerajan, Jenggawah," ujar Eko.
Baca juga: Pecah Kongsi di Jember: Wakil Bupati Gugat Bupati Rp 25 Miliar, Tuduh Ada Upaya Peminggiran Peran
"Tapi untuk kepastian dan kebenarannya masih kami lihat lagi, kita akan patroli di sana. Karena fenomena-fenomena seperti ini tidak bisa kita buktikan," sambungnya menjelaskan.
Terkait viral video tersebut, kata Mantan Kapolsek Puger itu, warga dihimbau untuk memastikan informasi jika diketahui ada hal-hal kejadian yang di luar nalar.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berita-berita atau video-video yang malah nanti akan menimbulkan suatu keresahan masyarakat. Juga jangan menjadi penyebar berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Ditelaah dulu, dicari tahu dulu, kalau memang benar baru disebarluaskan. Masyarakat jangan khawatir, kita selalu patroli 24 jam," tandasnya. (ris)
Baca juga: Mobil Dinas Diskominfo Jember Terperosok ke Jurang Akibat Longsor
Editor : Muhammad Hatta