Wagub Jatim Cek Proses Penambalan Jalan di Poros Nasional Pantura Lamongan Babat

Reporter : Wahyudi

KLIKJATIM.Com | LAMONGAN - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengecek proses penambalan jalan yang berada di Poros Nasional Pantura Lamongan-Babat, Minggu (16/3). Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di ruas tersebut.

Usai mengecek, Wagub Emil berpesan kepada pengguna kendaraan roda dua untuk mengendalikan batas kecepatan di kisaran 40-60 km/jam. Dengan harapan agar ketika kecepatan yang bisa dikendalikan tersebut, akan mengurangi kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

"Terkadang kecelakaan terjadi karena kita tidak fokus jalan yang dilewati berlubang ataupun setelah ditambal sehingga terjadilah kecelakaan," ungkapnya.

"Jadi mohon pengguna jalan R2 dipatuhi betul dan dikendalikan batas kecepatan karena kondisi jalan di area ini jalannya bergelombang," imbuhnya.

Dalam pantauannya, Wagub Emil menjelaskan bahwa ruas yang dicek hari ini adalah ruas yang belum dilakukan betonisasi, sehingga jika terjadi hujan berpotensi berlubang. Ditambah lagi pengguna jalan yang didominasi truk bermuatan berat.

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

"Jadi banyak lubang di ruas ini muncul di segmen yang belum sempat dibeton. Sehingga solusinya yakni penambalan karena proses beton jalan membutuhkan waktu yang lama," terangnya.

Pengguna jalan yang berat, lanjut Wagub Emil, juga menambah kondisi jalan berlubang ditambah ketika terkena air hujan.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

Sejak Januari sampai saat ini, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim-Bali telah melaksanakan jumlah penanganan 11.775 lubang jalan.

"Artinya setiap tim bisa menambal jalan 1 hari bisa menyelesaikan 20 jalan berlubang. Dan juga satu hari bisa muncul lubang baru," jelasnya. (gin)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru