KLIKJATIM.Com | Jember – Seorang pria berinisial AV (25), warga Dusun Krajan, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember, menjadi sasaran amukan warga setelah diduga menculik seorang anak di wilayah tersebut.
Korban, berinisial FA (5), dilaporkan hilang oleh ibunya, IR (23), sejak Minggu (9/2/2025). Laporan tersebut membuat warga waspada hingga akhirnya menemukan AV di sekitar SPBU Garahan pada Kamis (13/2/2025) sore.
Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Relawan Jember Gelar Safari Merah Putih: Konvoi Hingga Bentangkan Kain 81 Meter
“Pelaku ini diduga punya hubungan dengan ibu korban. Korban adalah anak tirinya. Sejak Minggu kemarin, anak itu hilang dan diduga dibawa oleh pelaku,” ujar Mahdiyanto, salah seorang warga setempat.
Menurut Mahdiyanto, awalnya AV mengakui kepada IR bahwa FA bersamanya, tetapi kemudian mengklaim telah menyerahkannya kepada saudara ibu korban. Namun, setelah dicek, bocah tersebut tidak ditemukan. Saat AV kembali dihubungi, ponselnya tidak dapat dihubungi.
Baca juga: Dua Kandang Ayam di Jember Terbakar, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar, Mesin Pemanas Jadi Sorotan
“Sore tadi sekitar pukul 16.00, pelaku terlihat di sekitar SPBU Garahan. Warga langsung mengamankannya dan memukulinya sebelum membawanya ke Polsek Sempolan,” tambahnya.
Baca juga: Kepala dan Tubuh Mayat yang Ditemukan Terpisah di Jombang Milik Korban yang SamaBeredar pula kabar bahwa FA telah dibunuh. Namun, Mahdiyanto menegaskan bahwa informasi itu belum bisa dipastikan kebenarannya.
“Saat ini pelaku sudah dibawa ke Mapolsek Sempolan. Malam ini tim Inafis dari Polres Jember juga turun tangan. Tapi soal apakah anak itu benar-benar dibunuh, kepastiannya masih menunggu informasi resmi dari polisi,” katanya.
Baca juga: 151 Relawan dan Karyawan SPPG di Jember Tampil Fashion Show Saat Libur Distribusi MBG
Kapolsek Sempolan, AKP M. Na’i, membenarkan adanya penangkapan AV oleh warga, tetapi menyatakan bahwa kasus ini kini ditangani oleh Unit Satreskrim Polres Jember.
“Untuk informasi lebih lanjut, silakan konfirmasi langsung ke Polres Jember,” ujar Na’i. (qom)
Editor : Muhammad Hatta