Saat paparan rilis akhir tahun Selasa (31/12/2024) kemarin, Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto menyebut jenis-jenis paling banyak kejahatan PPA di Kabupaten Bojonegoro.
Yang pertama ada Persetubuhan dengan 16 perkara, namun perkara tersebut menurun dibandingkan pada 2023 lalu ada 20 perkara.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Dukung Eksplorasi Migas melalui Survei Seismik 2D Lamturo
Kemudian jenis kedua, kejahatan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan 15 perkara dan kasus tersebut juga menurun dibandingkan dengan 2023 sebanyak 20 perkara.
Kemudian yang ketiga ada penganiayaan terhadap anak ada 7 perkara dan perkara tersebut meningkat dibandingkan pada 2023 sebanyak 6 perkara.
Dikatakan, pada 2024 untuk jumlah kejahatan perempuan dan anak sebanyak 50 perkara, sedangkan pada 2023 sebanyak 58 perkara, artinya terdapat tren penurunan 8 perkara atau (13,79%) dalam kasus kejahatan perempuan dan anak.
"Upaya penyelesaian perkara yang ada masih berproses, karena penanganan terhadap PPA memiliki penanganan khusus, jadi kami memberikan pendampingan psikologi terlebih dahulu baik perempuan maupun anak dan adanya mekanisme diversi untuk anak penyelesaian perkara," pungkasnya. (gin)
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Konsumsi Produk Lokal Melalui GASPOL
Baca juga: Polres Bojonegoro Beri Pemahaman Pelajar Melek Teknologi Digital
Editor : M Nur Afifullah