Pulang dari Banten, Warga Sumenep Meninggal Mendadak di Ngawi

klikjatim.com
Ilustrasi pemakaman pasien corona virus

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Kematian mendadak dialami oleh S (35) warga Desa Gingging, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Korban meninggal di Kota Ngawi dalam perjalanan pulang dari Tangerang, Banten menuju Sumenep dengan menggunakan kendaraan travel. Saat ini jenazah korban sudah dimakamkan di Sumenep dengan menggunakan standar pemakaman pasien corona.

[irp]

Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan, memang ada warga Desa Gingging, Kecamatan Bluto, yang baru pulang dari Tangerang, Banten meninggal mendadak. Korban hingga kini belum diketahui hasil lab yang menyatakan almarhum positif Covid-19.

Namun karena kondisi saat ini sedang merebak wabah virus corona, pemakaman jasad korban mengikuti prosedur Covid-19. Ini sebagai upaya antisipasi, mengingat saat ini merupakan pandemik Covid-19.

Baca juga: Kasus Korupsi BSPS Sumenep Memanas: Kejati Jatim Tetapkan Tenaga Ahli DPR RI sebagai Tersangka Baru

Dikatakan, sekitar 2 bulan lalu korban bersama istrinya berangkat ke Tangerang Banten untuk bekerja sebagai penjaga toko. Sekitar 5 hari lalu, almarhum mengalami sakit panas, batuk, dan sesak napas.

[irp]

Baca juga: Bupati Sumenep Ambil Langkah Cepat, Laporkan Pencemaran CPO Gili Iyang ke DLH Jatim

"Istrinya kemudian berinisiatif membawa suaminya pulang kampung ke Sumenep naik travel berupa Toyota Avanza. Namun setiba di Ngawi, S meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya dan dilakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan Protokol/SOP Covid 19," ujar Kasubag Humas Polres Sumenep.

Ditaambahkan, sesuai kesepakatan keluarga, korban akan dimakamkan di tanah kelahirannya, yakni Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, dengan prosedur pemakaman jenazah Covid-19. (hen)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru