Resmikan Bumdes Buyos Yosowilangun, Ketua DPRD Gresik Dukung Desa Jadi Mandiri Beneran

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir dan Kepala Desa Yosowilangun memotong pita dalam peresmian BUMDES Buyos (Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pemerintah Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik meresmikan unit usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) berupa central market Buyos (Bumi Yosowilangun) pada Rabu 16 Oktober 2024.

Unit usaha berkonsep central food court yang menyediakan beraneka jajanan dan kebutuhan pokok tersebut berada di lokasi strategis, di Jalan Kalimantan GKB, berdiri di atas tanah TKD Desa Yosowilangun.

Central Market tersebut diresmikan Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir bersama Kepala Desa Abdur Rosyid dan tokoh masyarakat setempat.

Baca juga: Tinggalkan Kunci di Dashboard Saat Tidur, Motor Pekerja Car Wash di Gresik Raib Digondol Rekan Sendiri

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Yosowilangun membangun central market yang akan menjadi aktivitas ekonomi warga Yosowilangun.

"Tentu central market yang bernama Bumi Yosowilangun (Buyos) ini akan bermanfaat untuk desa dan masyarakat desa Yosowilangun," ujar Syahrul.

Dia menjelaskan, saat ini ada 290 Desa di Kabupaten Gresik yang berstatus mandiri, status tersebut diberikan oleh Kemendes PDTT RI. Namun, yang lebih penting menurut Syahrul adalah bagaimana desa-desa di Kabupaten Gresik benar-benar mandiri secara nyata (Mandiri beneran, bukan hanya berstatus mandiri).

"Nah yang menjadi pertanyaan adalah apakah desa-desa yang berstatus mandiri tersebut memang benar - benar mandiri secara defacto (Fakta) atau hanya statusnya saja yang mandiri. Itu yang harus diperhatikan, apakah juga masyarakat di desa tersebut sejahtera," tanya Syahrul.

Baca juga: Melesat hingga 4.019 di 2024, Desa Mandiri di Jatim Konsisten Tertinggi se Indonesia. Pj Gubernur Adhy Optimis Semakin Dorong Kemajuan Ekonomi Desa

Karena itu, langkah membangun unit usaha central market yang dilakukan pemerintah Desa Yosowilangun patut diapresiasi, sebab selain menyediakan tempat usaha bagi warga juga akan memberikan pemasukan untuk anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Yosowilangun yang bisa digunakan untuk pembangunan.

Baca juga: Fasilitas IPAL Belum Sesuai Standar, Operasional Dapur MBG di Kabupaten Gresik Dievaluasi

"Keberadaan Buyos ini akan menjadi komponen yang menunjang kemandirian Desa Yosowilangun," sambung Syahrul.

Dia pun meminta Kepala Desa Yosowilangun dan jajarannya untuk tetap berkomunikasi dengan pihak dewan dan pemerintah daerah dalam rangka mencari solusi atas permasalahan - permasalahan di Desa Yosowilangun.

"Saya dapat masukan di Desa Yosowilangun ini, seperti soal posyandu, jaringan saluran air yang sering banjir saat hujan, status tanah di Yosowilangun ini. Sehingga perlu komunikasi intens, agar bisa mencapai atau ada solusi yang bisa dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan," sambung Syahrul.

Kepala Desa Yosowilangun Abdur Rosyid menyampaikan, ada 15 unit tenant di Central Market Buyos Yosowilangun GKB ini. Semuanya telah terisi oleh pedagang dari Yosowilangun.

Baca juga: Ketua DPRD Gresik Menghadap BK, Jelaskan Penanganan Aspirasi Pedagang Semambung yang Ditertibkan

"Menyediakan beragam kuliner, kopi dan kebutuhan bahan pokok," kata Rosyid.

Dia berharap, dukungan pemerintah daerah dan DPRD Gresik untuk pengembangan ekonomi di Desa Yosowilangun bisa terus ditingkatkan agar masyarakat bisa sejahtera.

"Sejak mas Syahrul jadi anggota DPRD Gresik memang sering berkomunikasi dengan kami di Desa Yosowilangun, dan banyak aspirasi yang kami titipkan," tutur Rosyid. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru