KLIKJATIM.Com | Gresik – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona Kabupaten Gresik, telah mengkonfirmasi ada penambahan satu pasien positif lagi per 14 April 2020. Sehingga total kasus pasien positif di Gresik menjadi 18 orang.
Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik, drg Saifudin Ghozali melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Reza Pahlevi mengatakan, penambahan satu pasien positif dari Kecamatan Menganti ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Surabaya. “Sesuai hasil tracing penularannya dari kluster haji Surabaya, tidak dari data PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” ujarnya, Selasa (14/4/2020).
[irp]
Dengan demikian, jumlah total pasien positif corona di Kabupaten Gresik berjumlah sebanyak 18 orang. Rinciannya 1 orang meninggal, 2 sembuh dan 15 orang masih dalam perawatan.
Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI
Adapun peta sebarannya meliputi Kecamatan Benjeng 4 orang yang berasal dari Desa Metatu 3 orang dan Punduttrate 1 orang; Driyorejo 2 orang berasal dari Cangkir dan Petiken; 1 orang dari Ambeng-ambeng Watangrejo, Duduksampeyan. Lalu, 4 orang dari Kecamatan Kebomas meliputi Dahanrejo, Randuagung, Kembangan dan Indro; Manyar 3 orang berasal dari Yosowilangon 2 orang dan Sukomulyo 1 orang; Menganti 3 orang yaitu dari Bringkang, Drancang dan Hulaan, serta Randuboto, Sidayu 1 orang.
[irp]
Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia
Sedangkan update PDP sebanyak 85 orang dengan rincian dalam pengawasan 49 orang, selesai pengawasan 33 orang, dan meninggal 3 orang. Untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 1.058 orang dengan rincian masih dipantau 697 orang, dan selesai dipantau 361 orang.
Sementara itu, Kepala BPBD Gresik, Tarso Sagito mengatakan, pihaknya hingga kini masih terus melakukan upaya pencegahan dengan membagikan sembako dan cairan disinfektan ke seluruh kecataman secara bertahap. "Tadi kami melakukan penyemprotan di beberapa desa di Kecamatan Kebomas, dan pembagian sembako di enam kecamatan," pungkasnya. (nul)
Editor : Redaksi