KLIKJATIM.Com | Gresik - Banjir di kampung halaman Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto kembali terjadi, Sabtu (11/4/2020) malam. Tepatnya di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun.
Informasi yang dihimpun, air bah ini mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 22.30 Wib. Ketika itu wilayah setempat sedang diguyur hujan.
Anto (34), warga sekitar mengungkapkan bahwa banjir ini bukan yang pertama. Tapi sudah beberapa kali terjadi.
[irp]
"Air datang dari arah utara desa, kemudian langsung masuk ke sini (Desa Lowayu, red)," tuturnya kepada klikjatim.com.
Dijelaskan, air mengalir dari arah utara cukup deras. Hanya itungan menit, air langsung merendam area perkampungan di desa setempat.
Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI
Air begitu cepat masuk ke dalam rumah-rumah warga di RT 29 RW 08. Jalanan pun terendam air dengan ketinggian sekitar 15-20 centimeter.
[irp]
"Harapannya ya harus ada solusi agar banjir ini tidak terjadi lagi," tambah Huda, warga lainnya.
Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia
Seperti diberitakan sebelumnya, banjir juga terjadi di wilayah Gresik Selatan. Banjir ini terjadi akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terkahir, sehingga debit air di sungai Kali Lamong meningkat dan meluap ke permukiman warga.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menyebutkan, banjir telah merendam sebanyak 955 rumah di wilayah Kecamatan Cerme sejak Jumat (10/4/2020) malam. Totalnya ada 17 desa terdampak di Kecamatan setempat. (hen)
Editor : Redaksi