KLIKJATIM.Com | Tuban – Diduga kayu penyangga sudah keropos, atap bangunan Pasar Sore yang berada di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban roboh, Sabtu 22 Juni 2024.
Diketahui kejadian ini terjadi pada Jumat 21 Juni 2024 sekitar pukul 19:30 WIB. Menurut salah satu pedagang di pasar sore, Fredi, mengatakan sebelum atap bangunan pasar sore tersebut runtuh, ternyata ada pertanda dimana kayu-kayu ukuran kecil itu jatuh dari atas.
Baca juga: Serempetan Motor, Pemuda Tuban Kepruk Tetangga dengan Batu
"Siangnya sudah ada pertanda, kayu kecil mulai runtuh," ujar Fredi kepada wartawan, Sabtu 22 Juni 2024.
Lebih lanjut Fredi mengatakan untungnya dalam kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Dan usai inden ini, tersebut para pedagang dibantu dengan tukang becak kemudian mengevakuasi barang dagangan yang tertimpa atap yang runtuh.
Dan sementara waktu para pedagang yang terdampak akan berjualan di area halaman depan pasar.
Baca juga: Sambangi Sanggar Disabilitas, Polres Tuban Gelar Bakti KesehatanFredi berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban segera memperbaiki bangunan pasar sore yang atapnya runtuh, sehingga para pedagang bisa kembali berjualan.
Baca juga: ABK Terjatuh di Perairan PLTU Tuban, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
"Semoga segera diperbaiki, karena kita juga butuh tempat untuk mencari uang," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengatakan, atap pasar sore yang roboh dikarenakan usia bangunan sudah tua.
"Karena faktor usia bangunan sudah tua, kurang lebih sudan 14 tahun. Sehingga banyak kayunya yang sudah keropos," ujar Agus Wijaya.
Baca juga: Pembalakan Hutan Jatirogo Diamankan Babinsa dan KPH Tuban
Agus menambahkan, dibangunan ini ada sebanyak 24 kios, dari jumlah itu pedagang yang berjualan aktif ada sekitar 12 dan hanya sekitar tujuh penjual yang saat itu masih berjualan.
"Saat ini kami sediakan tempat penjualan sementara. Kita siapkan tenda kerucut di halaman untuk sementara mereka berjualan. Jadi aktifitas jualan nya masih kita fasilitasi," pungkasnya. (qom)
Editor : Muhammad Nurkholis