KLIKJATIM.Com | Gresik - Keruwetan penganggaran di tahun 2023 yang mengalami defisit menjadi sorotan kalangan DPRD Gresik. Wakil rakyat meminta Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) memberbaiki perencanaan belanja daerah.
Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan persoalan anggaran 2023 harusnya tidak perlu terjadi jika perencanaan berjalan dengan baik.
Baca juga: Wabup Alif Lantik Pengurus DKG Gresik Periode 2026-2029
"Makanya kami minta Bappeda selaku dinas yang mengurusi perencanaan agar memperbaiki kinerja," ujar Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi.
Menurut dia, perencanaan pembangunan harus mendapatkan perhatian serius, terutama anggaran.
"Peyelarasan anggaran antar OPD penghasil dengan OPD belanja harus benar-benar sinkron," ungkap Hamdi.
Baca juga: Terseret Pancing ke Tengah Tambak, Pria di Menganti Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Jam Dicari
Selain itu, perencanaan yang telah dilakukan OPD jangan selalu dipatahkan, terutama terkait perencanaan penganggaran.
"Sebab, OPD lebih memahami kondisi di lapangan. Jadi perlu ada penyelarasan bersama," kata Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi.
Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
Ia menambahkan, ke depan Bappeda harus memberikan ruang kepada OPD terkait untuk menyampaikan perencanaan setiap anggaran.
"Jangan asal dilakukan pengeprasan sehingga menyebabkan OPD tidak bisa bekerja optimal," pungkasnya. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar