Gempa Bawean Gresik, SD Negeri Rusak Parah

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Kondisi sekolah di Bawean yang rusak parah usai diguncang gempa (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Gempa bumi di Laut Jawa yang berdekatan dengan pulau Bawean Kabupaten Gresik menyebabkan infrastruktur di pulau tersebut rusak parah. Salah satunya sekolah negeri.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan inventarisasi sekolah-sekolah yang rusak.

Baca juga: Balon Udara yang Diduga Bermuatan Petasan Meledak di Atap Rumah Warga Gresik, Dua Orang Terluka Ringan

Dari data yang dikumpulkan Dinas Pendidikan, SD Negeri 335 Kebuntelukdalam, Kecamatan Sangkapura yang dilaporkan mengalami kerusakan parah.

Dijelaskan, ada empat ruangan di SD Negeri 335 Kebuntelukdalam yang mengalami kerusakan sangat parah. Yakni, ruang kelas 3 atapnya runtuh, dinding sisi kanan dan kiri roboh, kolom dan ring balok sisi kanan dan kiri patah hingga instalasi listrik putus.

"Kemudian, ruang guru dinding sisi kiri dan belakang roboh, kolom dan ring balok patah, kusen dan jendela belakang roboh, atap ambruk," ungkap Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.

Baca juga: Gempa 6.0 SR Goncang Pesisir Utara Jatim, Gresik Tuban Lamongan Hingga Sidoarjo Terasa
Dan terakhir ruang kelas 1 dan 2. Di mana dindingnya mengalami keretakan di sisi depan.

Baca juga: Melalui Besali Studi Kultural, Enam Kelompok Bersiap Racik Narasi Baru Kota Pudak

"Kondisi kerusakannya 40 persen untuk ruang kelas 1 dan 2," terang Herawan.

Dengan kondisi ini, maka untuk sementara pihaknya memilih meliburkan pada siswa. Sebab, saat ini juga memasuki musim liburan. Baik lebaran maupun kenaikan kelas.

"Memang saat ini menjelang liburan sekolah. Jadi kami liburkan dulu," terang Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.

Baca juga: Pemkab Gresik Siapkan Pilkades 2026 dengan Sistem Digital E-Voting

Selanjutnya, pihaknya akan mencarikan tempat sementara untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Karena tidak mungkin sekolah di tempati.

"Untuk proses perbaikan kami belum bisa memastikan. Akan kami laporkan dulu kepada pimpinan," katanya. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru