Gelombang Keempat, Rombongan Santri asal Bojonegoro di Luar Kabupaten Pulang

klikjatim.com
Para santri dites dengan Thermogun saat sampai di Terminal Rajekwesi Bojonegoro. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Untuk mencegah dan meminimalkan risiko penularan virus Corona atau Covid-19, Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto memulangkan para santrinya ke daerah asal, termasuk Bojonegoro.

[irp]

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Dari pantauan Klikjatim.com terlihat puluhan santri diantarkan menggunakan dua bus ke Terminal Rajekwesi Bojonegoro.

Guru Amanatul Ummah, Miftahul Khoir mengatakan, setiap kordinator wilayah dikawal oleh para guru hingga sampai kota asal masing masing. Setiap wilayah ada dua guru yang mendampingi para santri.

"Di Bojonegoro sendiri ada 72 santriwan dan santriwati," ungkap Miftakhul, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, sebelum diberangkatkan semua santri sudah dicek terlebih dahulu di ponpes, dan juga diberi masker. "Alhamdulillah semua santri normal saat dicek kesehatan," imbuhnya.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

[irp]

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Adi Wicaksono menambahkan, selama pandemi covid-19 ini ada empat pondok yang sudah memulangkan santri di berbagai wilayah, karena setiap akan pulang pihak pondok kordinasi dengan Dishub Bojonegoro.

"Empat pondok yaitu Tambak Beras, Lirboyo, Gontor dan Amanatul Ummah," tutur dia.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Pihak Pemkab Bojonegoro juga melakukan pengecekan saat menyambut santri di Terminal Rajekwesi Bojonegoro. "Semuanya normal dan tidak ada yang demam di atas 38 derajat," pungkasnya. (af/bro)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru