Gelombang Keempat, Rombongan Santri asal Bojonegoro di Luar Kabupaten Pulang

klikjatim.com
Para santri dites dengan Thermogun saat sampai di Terminal Rajekwesi Bojonegoro. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Untuk mencegah dan meminimalkan risiko penularan virus Corona atau Covid-19, Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto memulangkan para santrinya ke daerah asal, termasuk Bojonegoro.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Dari pantauan Klikjatim.com terlihat puluhan santri diantarkan menggunakan dua bus ke Terminal Rajekwesi Bojonegoro.

Guru Amanatul Ummah, Miftahul Khoir mengatakan, setiap kordinator wilayah dikawal oleh para guru hingga sampai kota asal masing masing. Setiap wilayah ada dua guru yang mendampingi para santri.

"Di Bojonegoro sendiri ada 72 santriwan dan santriwati," ungkap Miftakhul, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, sebelum diberangkatkan semua santri sudah dicek terlebih dahulu di ponpes, dan juga diberi masker. "Alhamdulillah semua santri normal saat dicek kesehatan," imbuhnya.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

[irp]

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Adi Wicaksono menambahkan, selama pandemi covid-19 ini ada empat pondok yang sudah memulangkan santri di berbagai wilayah, karena setiap akan pulang pihak pondok kordinasi dengan Dishub Bojonegoro.

"Empat pondok yaitu Tambak Beras, Lirboyo, Gontor dan Amanatul Ummah," tutur dia.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Pihak Pemkab Bojonegoro juga melakukan pengecekan saat menyambut santri di Terminal Rajekwesi Bojonegoro. "Semuanya normal dan tidak ada yang demam di atas 38 derajat," pungkasnya. (af/bro)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru