Tumbuhkan Sikap Toleran Sejak Dini, Siswa SMP di Jombang Bermain Game Moderasi Beragama Peduli Lingkungan

klikjatim.com
Interaksi pelajar SMP Kristen Petra dan Yayasan Al-Hikam Jombang dalam kegiatan belajar bersama (Diana/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jombang - Lembaga pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Hikam di Jatirejo, Kecamatan Diwek, berkolaborasi dengan SMP Kristen Petra Kabupaten Jombang, Jawa Timur ajak para siswanya meningkatkan toleransi keberagaman Bhinneka Tunggal Ika dengan sejumlah kegiatan positif.

Kolaborasi lintas iman dan lembaga ini, Yayasan Al Hikam dan Yayasan Petra ini menyiapkan fun game moderasi beragama, juga meningkatkan kepedulian anak didiknya terhadap lingkungan.

Baca juga: Pemerintah dan PT SGN Gencarkan Percepatan Swasembada Gula Nasional di Jombang

Puluhan siswa dari MTs Al Hikam dan SMP Kristen Petras membaur bersama, mengikuti intruksi yang diberikan Guru pemandu, mengikuti serangkaian kegiatan yang disiapkan dan berempat di Madrasah Al Hikam.

Fun game moderasi beragama diantaranya seperti permainan tradisional gobak sodor, bentengan, hingga game kuis beregu. Selain itu sebagai wujud peduli lingkungan, para siswa juga diajarkan bagaimana proses mendaur ulang sampah atau limbah menjadi barang yang berguna kembali.

Kepala Madrasah Al Hikam, Hj Maftuhah Mustiqowati atau biasa dipanggil Bu Ika ini mengungkapkan jika kegiatan yang telah terjalin bersama lembaga lintas agama ini, sudah berlangsung hingga tiga tahun berjalan sampai sekarang dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika

"Kami Al Hikam dengan Petra kegiatan ini terjalin sejak 3 tahunan, bagaimana kita dapat memberikan pendidikan kebhinekaan dengan keberagaman atau lintas iman kepada anak didik kita," ungkapnya pada kegiatan tersebut, Selasa, 23 Januari 2024.

Bersama dengan dukungan perkumpulan atau organisasi Gusdurian dan Sekolah Pancasila, menurut Ika kegiatan lintas iman dari aspek keberagaman agama, suku, budaya, dan ras untuk para siswa dapat berjalan penuh semangat persatuan Indonesia.

"Menjaga kesatuan Indonesia dengan kegiatan positif, untuk anak-anak. Apalagi Al Hikam integrasi dengan pesantren, jadi anak-anak dibiasakan membangun jejaring lintas iman," tambahnya.

Baca juga: Buang Limbah Ayam di Sungai Brantas, Pria Jombang ini Diamankan Polisi

Ika megatakan jika egiatan yang dilakukan tiap semester ini, sebagaimana didalam kurikulum project profil pelajar pancasila, dikemas dengan fun game moderasi juga sesi pengolahan sampah atau limbah sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, yang dimana masih menjadi concern Al Hikam.

"kita bikin fun game seperti permainan tradisional selain untuk uri-uri juga supaya anak-anak jadi satu tanpa melihat siapa saya siapa kamu. Juga intinya juga ada pengolaham sampah untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak," jelas Ika.

Baca juga: Siapkan SDM Unggul dan Berbudaya, Kupuku Indonesia, Lembaga Pendidikan NU Ma’arif, dan Yayasan Karmel Tandatangani MoU
Usai melakukan permainan, para siswa diberikan edukasi mengenai pengolahan sampah yang biasa dilakukan seperti sedekah sampah (botol plastik dan jelantah), menjadi bahan sabun.

"Teman-teman dari petra tadi juga membawa jelantah sebagai sedekah, untuk kemudian diproses menjadi sabun," terangnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMP Kristen Petra Jecqeline Adriana yang penuh semangat bersama anak didiknya menuju Al Hikam ini, mengungkapan jika kegiatan itu bermuara pada dua mata pelajaran yang dapat dipraktekkan langsung dengan semangat moderasi keberagaman.

Baca juga: Pembunuh Perempuan di Jombang Ternyata Suami Sirinya

"Dua mata pelajaran yakni pendidikan pancasila dan IPA. Ada topik Bhinneka Tunggal Ika, pemersatu bangsa unsurnya seperti SARA, dan akan lebih tepat jika dipraktekan langsung.Jadi program ini akan jadi berkelanjutan supaya jadi pembiasaan pada jiwa anak-anak kami," ungkap Guru yang lebih akrab disapa Bu Je ini.

Bersama dengan puluhan siswa kelas 7 SMP Kristen Petra ini, Je berharap dari kegiatan itu anak didiknya mampu mengamalkan nilai pancasila juga dapat menjaga lingkungan lebih baik lagi.

"Harapannya mereka benar-benar menjaga dan merawat lingkungan, juga jaga Indonesia. Menjaga persatuan bangsa dengan beragam kegiatan yang dilakukan ini mulai dari game hingga pengolahan limbah sampah," tutupnya. (qom)

Editor : Diana

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru