KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gugus Tugas Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim menyebutkan, jumlah pasien yang benar-benar terjangkit virus corona hanya 2 orang. Sementara data 185 pasien postif corona yang dimiliki Gugus Tugas, terjangkit dengan membawa riwayat penyakit lainnya.
[irp]
Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris
"Dari 187 kasus corona di Jatim, temuan tim kuratif yang murni virus covid-19 hanya ada dua yang hanya murni corona, tapi saya lupa orangnya dan riwayatnya. Selebihnya pasien corona yang mereka memiliki penyakit ikutan seperti TBC, jantung, diabetes maupun paru-paru. Jadi, sebelumnya sudah ada riwayat sakit selain virus covid-19," kata Ketua Gugus Tugas Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi.
Direktur RSU dr Soetomo Surabaya ini mengatakan, mayoritas kasus corona di Jatim memang diikuti dengan komplikasi penyakit lain. Ini dilihat dari 14 pasien yang meninggal di Jatim, semuanya diikuti dengan penyakit penyerta dari masing-masing pasien. Mulai dari diabetes, hipertensi, hingga demam berdarah.
Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro
[irp]
"Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat yang saat ini memiliki penyakit seperti TBC, diabetes, paru paru, hipertensi untuk lebih hati-hati dan sebisa mungkin tidak beraktivitas di luar rumah," pesan dr Joni Wahyuhadi.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
Dijelaskan, untuk saat ini ada 152 dokter yang bekerja di rumah sakit- rumah sakit rujukan di Jawa Timur. Menurut Joni, jumlah tersebut tidak sebanding dengan pasien baik pasien positif, PDP maupun ODP yang mencapai 10 ribu lebih. (fin/hen)
Editor : Redaksi