KLIKJATIM.Com | Gresik - Ratusan suporter Gresik United meluapkan kekecewaannya usai tim kesayangan kalah di kandang dari Deltras Sidoarjo pada laga lanjutan Liga 2 musim 2023/2024 Minggu (19/11/2023).
Kekecewaan itu berujung terjadinya kerusuhan dan bentrok, dipicu oleh upaya suporter Gresik United yang protes, mempertanyakan kepada manajemen tim usai kalah dikandang.
Baca juga: Deninta dari Surabaya dan Akhdan dari Malang Jadi Raka-Raki Jawa Timur 2026
Namun upaya protes tersebut dihalau oleh petugas lantaran situasi di lapangan dalam tensi tinggi dan crowded.
Saat petugas menghimbau para supporter untuk mundur, justru massa suporter melakukan pelemparan batu kearah petugas.
Baca juga: Buron Sepekan, Pembunuh Lansia di Pasuruan Ditangkap Polisi
Melihat hal itu Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dengan mengerahkan unit untuk membubarkan konsetrasi para supporter.
Baca juga: Usai Kalah dari Deltras di Kandang, Pelatih Gresik United MundurKepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler menegaskan dalam bentrokan tersebut 10 anggota mengalami luka ringan, serta 7 masyarakat sipil mengalami luka ringan.
“Ada 10 personel dari petugas keamanan (Polri) mengalami luka, dan sedang dirawat di RS Petrokimia Gresik, bersama 7 warga sipil," terang Kombes Dirmanto.
Baca juga: Pemkab Gresik Perkuat Pengawasan JKN, Cegah Fraud di Seluruh Fasilitas Kesehatan
Kombes Dirmanto menyebutkan para korban nantinya akan dilakukan pemeriksaan mendalam di rumah sakit Bhayangkara.
“Untuk yang mengalami luka ringan, Polri akan memberikan layanan rawat jalan Home Visite oleh tim dokter RS Bhayangkara,” tandas Kombes Dirmanto. (qom)
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi