KLIKJATIM.Com | Gresik — Memasuki tahun akhir tahun anggaran 2023 Pemkab Gresik mengerahkan segala daya dan upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam Penyampaian nota Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2023 menyampaikan, pihaknya menyiapkan 10 langkah untuk meningkatkan pendapatan.
Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Icon Mall Gresik Gandeng PMI Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
"Langkah pertama yakni melakukan inovasi pemungutan pajak melalui media elektronik," ujar Wabup yang akrab disapa Bu Min ini, kemarin, Senin (12/092023) dalam rapat paripurna DPRD Gresik.
Langkah selanjutnya yaitu menambah media pembayaran non tunai untuk pembayaran pajak daerah. Ditambah gencar melakukan sosialisasi aturan tentang tata cara pemanfaatan aset pemerintah kepada stakeholder dan masyarakat.
"Kami juga melibatkan aparat hukum untuk mengirimkan tagihan kewajiban pajak yang sudah jatuh tempo maupun terlambat," ungkap dia.
Baca juga: Pemkab Gresik Siapkan Anggaran Pilbup 2024 Rp94 MiliarSelanjutnya, pihaknya juga akan melakukan penyesuaian besaran pengenaan pajak sesuai aturan perundang-undangan terbaru. Meningkatkan kinerja BUMD untuk memberikan kontribusi kepada pendapatan asli daerah.
Baca juga: Rebo Wekasan di Telaga Sumber, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Rawat Tradisi dan Perkuat Kerukunan
"Kami juga memberikan stimulus atau insentif kepada wajib pajak agar tetap patuh membayar pajak," ujar dia.
Dijelaskan, pihaknya juga akan melakukan optimalisasi pendapatan lain-lain yang sah dengan meningkatkan koordinasi provinsi dan pemerintah pusat. Serta memanfaatkan aset daerah yang berstatus idle sesuai aturan yang berlaku.
"Kami juga mengupayakan pembangunan daerah dengan pembiayaan kreatif," imbuhnya.
Baca juga: Diduga Curi Uang Rp380 Ribu di Toko Kelontong, Pria di Driyorejo Gresik Diamankan Polisi
Ia menambahkan, dalam perubahan APBD 2023 pemerintah memproyeksikan pendapatan bisa berada dikisaran Rp3,77 triliun. Kemudian belanja diproyeksikan sebesar Rp3,86 triliun.
"Kami berharap seluruh program bisa terealisasi dengan efisien dan efektif," katanya. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar