Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Program MP-ASI, Ajak Ribuan Warga Senam Bersama

klikjatim.com
Bila Bojonegoro Anna Mu'awanah melakukan sosialisasi program Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) kepada para orang tua di Bojonegoro (Dok/Pemkab Bojonegoro)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro melakukan sosialisasi program Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) saat acara senam pagi yang diadakan oleh Dinkes dan KORMI (Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia) Bojonegoro di Stadion Letjen H. Soedirman.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua KORMI, Camat, Kepala Desa, Perangkat Desa, serta Kader Kesehatan dari empat Kecamatan yakni Bojonegoro, Kapas, Balen dan Sukosewu, serta ibu-ibu Muslimat NU dan pegiat olah raga senam yang kurang lebih 2.000 peserta.

Baca juga: BPH Migas Dorong Perluasan Jargas Bojonegoro, Baru 55 Persen Alokasi Gas Terserap

Kepala Dinkes Bojonegoro Ani Pujiningrum menyampaikan, senam bersama ini dipadu dengan sosialisasi MP-ASI. Sebab pemberian ASI secara ekslusif sangat diperlukan. Dan ini merupakan program terbaru dari Bupati Anna Mu'awanah.

“Kita sosialisasikan program terbaru dari Ibu Bupati yaitu bantuan MP-ASI 0-12 bulan. Saat ini bidan desa sudah mendata dan akan segera diverifikasi, jika proses verifikasi sudah selesai maka program ini akan segera diluncurkan,” jelasnya.

Baca juga: Air Bersih Mulai Sulit Didapat, Warga Bondol Dibantu 8.000 Liter dari Polisi

Sementara itu, Bupati Anna Mu’awanah menyapa langsung masyarakat yang mengikuti senam. Bupati mengajak warga untuk senam poco-poco untuk mendapatkan vitamin D.

“Ini adalah waktu yang baik untuk kita mencari vitamin D,” ungkapnya.

Baca juga: Kesadaran Pedagang Naik, Rokok Ilegal Mulai Kehilangan Pasar di Bojonegoro

Lebih lanjut bahwa, program baru ini diberikan spesial bagi ibu-ibu yang sedang memberikan MP-ASI untuk anaknya dengan harapan dapat meningkatkan gizi yang diberikan. Bupati juga berpesan agar Informasi ini disampaikan kepada tetangga sekitar yang belum mengetahui program tersebut.

“Nanti sepulang dari sini, tetangga famili yang punya balita di bawah 12 bulan segera diberi tahu. Jangan sampai ketinggalam untuk didata karena program ini akan segera dijalankan,” pungkasnya. (qom)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru