Siswa SDN III Sumberrejo Masih Belajar di Luar Kelas, Pimpinan DPRD Bojonegoro Ini Akan Bayar Guru Untuk Mengajar

klikjatim.com
Wakil ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto saat mendatangi SDN III Sumberejo Kabupaten Bojonegoro (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Dampak merger di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) III di Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro hingga kini masih terus belajar di luar ruang kelas.

Pasalnya para wali murid serta murid di SDN tersebut masih menunggu agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menemukan solusi terbaik terhadap merger sekolah.

Melihat kondisi tersebut, Sukur Priyanto wakil ketua DPRD Bojonegoro menerima undangan dari wali murid serta mendatangi lokasi di SDN III Sumberrejo.

Baca juga: Terseret Pancing ke Tengah Tambak, Pria di Menganti Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Jam Dicari

Alhasil murid-murid tersebut masih belajar sendiri di depan ruang kelas.

"Tadi saya menerima undangan dari wali murid dan saat saya dilokasi ternyata sudah 2 mingguan ini tanpa ada guru," ujar Sukur Priyanto Selasa (25/7/2023).

Baca juga: Tolak Merger, Murid SDN Sumberrejo dan Kedungadem Demo ke Pemkab Bojonegoro Serta DPRD

Untuk itu, kata Sukur, sapaan akrabnya, kegiatan belajar harus terus dilakukan. Meskipun tanpa guru, nanti akan dicarikan guru agar mau membantu murid yang ada di SDN III ini sembari menunggu solusi dari Pemkab setempat.

"Tolong carikan guru, dan nanti saya akan bayar pakai uang saya pribadi," tegasnya.

Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat

Ia juga mengungkapkan dengan masih adanya hal itu tentunya proses merger yang dilakukan Dinas Pendidikan Bojonegoro yang masih ada penolakan tersebut belum terselesaikan dan seharusnya dapat ditemukan solusinya agar tidak berlarut-larut dengan tanpa adanya kepastian.

“Proses merger yang dilakukan oleh lembaga pendidikan ini belum clear dan harus kita carikan solusi,” pungkas dia. (qom)

Baca juga: BLT DBHCHT Gresik Sasar Buruh hingga Petani Tembakau, Masing-masing Terima Rp900 Ribu

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru