KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Dampak merger di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) III di Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro hingga kini masih terus belajar di luar ruang kelas.
Pasalnya para wali murid serta murid di SDN tersebut masih menunggu agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menemukan solusi terbaik terhadap merger sekolah.
Baca juga: Kejutan Tumpeng Warnai Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Bojonegoro, Forkopimda Tunjukkan Soliditas
Alhasil murid-murid tersebut masih belajar sendiri di depan ruang kelas.
"Tadi saya menerima undangan dari wali murid dan saat saya dilokasi ternyata sudah 2 mingguan ini tanpa ada guru," ujar Sukur Priyanto Selasa (25/7/2023).
Baca juga: Tolak Merger, Murid SDN Sumberrejo dan Kedungadem Demo ke Pemkab Bojonegoro Serta DPRDUntuk itu, kata Sukur, sapaan akrabnya, kegiatan belajar harus terus dilakukan. Meskipun tanpa guru, nanti akan dicarikan guru agar mau membantu murid yang ada di SDN III ini sembari menunggu solusi dari Pemkab setempat.
"Tolong carikan guru, dan nanti saya akan bayar pakai uang saya pribadi," tegasnya.
Ia juga mengungkapkan dengan masih adanya hal itu tentunya proses merger yang dilakukan Dinas Pendidikan Bojonegoro yang masih ada penolakan tersebut belum terselesaikan dan seharusnya dapat ditemukan solusinya agar tidak berlarut-larut dengan tanpa adanya kepastian.
“Proses merger yang dilakukan oleh lembaga pendidikan ini belum clear dan harus kita carikan solusi,” pungkas dia. (qom)
Baca juga: Investor Keluhkan Lambannya Perizinan PBG di Bojonegoro, DPRD Desak Pemkab Benahi Pelayanan
Editor : M Nur Afifullah