Jalur Prestasi PPDB SMP di Gresik Banyak Peminat

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Salah satu wali siswa menyerahkan piagam prestasi untuk pendaftaran PPDB jalur prestasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik (Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SMP di Gresik telah mulai. Tahapan pertama PPDB, yakni PPDB jalur prestasi sejak dibuka 7 Juni kemarin diserbu pendaftar.

Para wali siswa terlihat mengantre di lokasi pendaftaran yang disediakan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

Baca juga: Kunjungi KEK JIIPE Gresik Bersama Dahlan Iskan, Rombongan Explore Business Disway Intip Masa Depan Industri Indonesia

Seperti jalur prestasi hafal Alquran atau Tahfidz, sudah ada 35 siswa yang mendaftar jalur ini.

"Minimal hafal 3 juz. Tapi ada yang hafal 21 juz," ujar Ketua PPDB Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.

Terkait jalur Tahfidz nanti dilakukan uji petik lebih dulu kemudian baru mendapatkan nilai.

Herawan mengatakan, hingga siang kemarin, ada sebanyak 193 siswa yang melakukan verifikasi piagam prestasi.

Namun tim seleksi PPDB Dinas Pendidikan Pemkab Gresik belum menemukan piagam individu berjenjang tingkat nasional.

Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI

"Sampai sekarang belum ada piagam yang bebas seleksi itu. Rata-rata piagam kabupaten," ungkap dia.

Ia menjelaskan, tahapan verifikasi piagam ini akan berlangsung hingga 14 Juni nanti. Ada beberapa piagam yang kami kembalikan karena belum layak atau perlu dilengkapi.

"Tidak perlu terburu-buru karena waktunya masih panjang,” imbuh dia.

Baca juga: Pendaftar Calon Anggota Komisioner Bawaskab Zona Dua Membludak di Hari Terakhir

Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia

Herawan menegaskan apabila pendaftaran jalur prestasi yang dibuka pada 19 Juni nanti tidak hanya untuk siswa yang memiliki piagam. Para siswa yang masuk 10 besar sekolah juga berkesempatan mendaftar melalui jalur prestasi.

Nantinya terdapat penghitungan untuk kenentukan nilai akhir. Yakni nilai rapor disandingkan dengan akreditasi sekolah porsinya 60 persen dan nilai piagam porsinya 40 persen.

"Dari situ nanti ketemu nilai akhir, kemudian baru menentukan diterima atau tidak. Tergantung jumlah pagu prestasi dari masing-masing sekolah," tandasnya. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru