KLIKJATIM.Com | Gresik –Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya Mayor Jenderal (Mayjend) TNI Wisnoe Prasetya Boediana memantau langsung pemudik di Terminal Bunder, Gresik, Kamis (2/4/2020).
Dengan didampingi Wabup Gresik Moh Qosim, Dandim 0817 Letkol Inf Budi Handoko dan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, jenderal bintang dua itu memantau pendataan para pemudik. Menurut Wisnoe, pendataan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran coronavirus disease (covid-19) atau virus corona di Jatim.
Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
[irp]
“Sebab kalau salah satu dari keluarga kita terkena Covid-19. Maka akan menular ke keluarga kita yang lain. Jadi ini adalah masalah bersama," kata Mayjen Wisnoe.
Bagi pemudik di Terminal Bunder dilakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap kondisi pemudik sampai ke kantor kelurahan. Setelah tiba di kantor kelurahan, dilayani oleh tim medis selanjutnya diobservasi.
“Jika hasilnya menunjukkan gejala Covid-19, status yang sebelumnya orang dengan risiko (ODR) ini ditingkatkan menjadi orang dalam pemantauan (ODP). Kemudian setelah dilakukan observasi di kelurahan orang tersebut langsung dibawa ke Puskesmas untuk dirujuk ke RSUD,” terang Wisnoe.
Baca juga: BLT DBHCHT Gresik Sasar Buruh hingga Petani Tembakau, Masing-masing Terima Rp900 Ribu
[irp]
Mayjend Wisnoe meminta wabah covid-19 ini dijadikan masalah bersama yang harus dicegah seluruh elemen masyarakat. Dia menekankan, usaha pencegahan bukan hanya dilakukan tim medis atau pemerintah.
“Jadi, kita harus bersama-sama gotong royong mencegah percebaran covid-19, agar wabah ioni segera hilang dari Indonesia,” tegas dia. (iz/mkr)
Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Beri Keringanan Pajak Daerah
Editor : Redaksi