KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Sejumlah pedagang pameran sambat terkait penarikan biaya stan sebesar Rp2 juta oleh pihak penyelengara Event Organizer (EO) AN Promosindo yang digelar GOR Kota Pasuruan. Pasalnya dinilai memberatkan.
"Bukan kita tidak mampu membayar sewa stan. Tapi kita minta pihak EO mengerti kondisi para pedagang," keluh Saipul, salah seorang pedangan pameran pada Jumat (17/2/2023).
Baca juga: Ismail Marzuki Kembali Pimpin DPC PKB Kota Pasuruan
Pedagang yang menjual jam ini berharap penyelenggara pameran lebih bijak. Karena musim penghujan hasil dagangan sejumlah pedagang pameran tak laku.
"Salah satu penyebab sepinya pendapatan pedagang pameran karena faktor cuaca (hujan). Ini yang mengakibatkan pengunjung pameran sepi," imbuhnya.
Dia mengaku tidak keberatan terkait sewa stan di lokasi pameran. Tapi harus melihat ramai tidaknya pameran tersebut. Pihaknya berharap ada iktikad baik dengan membuat sewa stan ke pihak penyelengara.
Baca juga: AZKO Buka Gerai di Kota Pasuruan, Tawarkan 52 Brand Ternama
"Saya mampunya hanya membayar Rp1,5 juta tapi pihak penyelenggara tidak mau," imbuhnya.
Menanggapi keluhan sejumlah pedagang pameran, Hadi Margono selaku owner EO AN Promosindo menyatakan bahwa sewa stan itu sudah sesuai kesepakatan antara para pedagang pameran dengan pihak penyelenggara. "Penyewa stan sudah mengetahui aturannya," jelasnya.
Baca juga: Pantau Harga Beras, Gubernur Khofifah Gelar Operasi di Pasar Besar Kota Pasuruan
Pihaknya tidak pernah mempersulit pada peserta event. Intinya, peserta (pedagang) yang ikut dalam event tersebut harus selesai sampai event.
"Selain pedagang kita juga libatkan UMKM. Jadi tidak benar kalau tidak ada UMKM," pungkasnya. (nul)
Editor : Redaksi