KLIKJATIM.Com | Surabaya - Angka kecelakaan di Jawa Timur sepanjang tahun 2022. Tercatat peningkatan mencapai 40,98 persen atau 7,849 kasus dibanding tahun 2021. Tahun lalu, angka kecelakaan mencapai 19.154 kasus.
Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto. Dalam pemaparannya, laka di tahun 2021 menyebabkan 4.393 nyawa melayang, di 2022 meningkat sebanyak 496 korban jiwa. Pihaknya belakangan ini tengah serius menanggapi kecelakaan yang terjadi di Jatim.
Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep
Salah satunya, kecelakaan yang melibatkan kereta api. Data yang dihimpun, sedikitnya ada 500 an perlintasan KA, yang kebanyakan tidak ada penjaganya.
"Beberapa hari ini saya diskusi intensif yang berkaitan dengan itu. Jadi fantastis juga selama 2022 ini. Ini saya tegaskan lagi, Kemarin saya sudah berkomunikasi, ini juga proses hukum yang akan kami cari tau penyebabnya, termasuk juga yang bertanggung jawab," katanya, Jumat (30/12/2022).
Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Fuso dan Box Adu Banteng di Jalur Nasional Jember–Banyuwangi
Tak hanya kecelakaan, Irjen Toni juga fokus untuk menertibkan anggotanya. Dari data yang disampaikan, pelanggaran disiplin anggota di Polda Jatim di tahun 2022 tercatat ada 382 orang. Jumlah itu turun dibandingkan tahun 2021 yang tercatat sebanyak 1026 pelanggar.
Sementara untuk hukuman kode etik, profesi polri dan pidana cenderung meningkat 84 persen. Tahun 2021 sebanyak 316 kasus mengalami kenaikan sebanyak 580 kasus. Peningkatan performa juga nampak dari data pelayanan masyarakat tahun 2021 ke 2022, dari angka 7.280 meningkat 28.583 pada tahun 2022. (fat)
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Sampang, Mobil Melanggar Lajur Picu Tabrakan Tiga Kendaraan
Editor : Redaksi