KLIKJATIM.Com | Gresik — Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menginstruksikan pengintegrasian upaya penanganan dan pencegahan stunting dari hulu hingga hilir.
Program ini meliputi bimbingan pra nikah, hingga pendampingan perawatan bayi sejak lahir sampai balita.
Baca juga: Cargill Gresik Gandeng Para Pihak Dalam Penanganan Stunting di Manyar
Melalui program penanganan stunting secara konsisten, serta kolaborasi antara Pemkab Gresik dengan semua pihak termasuk PKK, Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani akrab disapa, optimis target Gresik bebas stunting di tahun 2024 bisa tercapai.
Dirinya menegaskan bahwa dengan upaya yang sistematis dan bersama-sama, tidak ada alasan tidak bisa menurunkan angka stunting.
Terkait peran PKK, Gus Yani yakin PKK memiliki andil yang besar dalam penanganan stunting. Satu di antaranya adalah aktivasi peran Posyandu secara masif. Aktivasi ini tentunya disertai dengan peremajaan alat-alat di dalamnya.
"Posyandu menjadi salah satu strategi dan harus masif hingga di tingkat desa. Soal alat ukur yang ada di Posyandu juga harus ada perhatian, jangan sampai alat ukur dari zaman saya bayi masih dipakai sampai sekarang. Ini yang membuat data tidak akurat," ujar Gus Yani, dalam kegiatan Launching Pembinaan Terpadu PKK Sehat Lestari Berencana, di ruang Mandala Bhakti Praja lantai 4 Kantor Bupati Gresik, Jum'at (09/13/2022).
Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI
Mengangkat tema 'Wujudkan Perilaku Sehat, Lingkungan Bersih, dan Keluarga Berkualitas Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting', kegiatan launching ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan seluruh stakeholder kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani menegaskan, launching ini digelar dengan tujuan sebagai monitoring dan evaluasi kegiatan PKK.
Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mendorong kesadaran masyarakat, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama berperan dalam penanggulangan stunting.
Kegiatan ini juga diisi dengan materi dari Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik Mukhibatul Khusnah, Plt Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Ummi Khoiroh, serta perwakilan dari PKK Pokja 4 Kabupaten Gresik.
Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia
Selepas penjabaran materi, jajaran camat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik akan menyampaikan paparan terkait program PKK lestari berencana di wilayahnya.
Dari paparan tersebut akan ditindaklanjuti dengan penilaian di lapangan untuk kemudian dipilih satu juara yang akan mewakili di tingkat Provinsi. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar