KLIKJATIM.Com | Gresik — Seluruh Puskesmas di Kabupaten Gresik telah menerapkan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Hal tersebut dipastikan setelah ada tambahan 15 Puskesmas yang dikelola Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik yang resmi berstatus BLUD dalam agenda penilaian BLUD.
Baca juga: Dinkes Gresik Minta Masyarakat Waspadai Penyebaran Covid Saat Libur Nataru
Peresmian ini merupakan target yang sudah dipasang Kabupaten Gresik sejak 2021 lalu.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, transformasi BLUD merupakan hal yang wajib dilakukan karena telah tertulis dalam undang-undang.
Selain itu, dengan menerapkan BLUD, akan dapat memberikan fleksibilitas dalam hal pengelolaan keuangan dan jasa.
"Alhamdulilah, kita sudah menuntaskan arahan dari Kemendagri dan Kemenkes. Tujuan BLUD ini adalah fleksibilitas keuangan. Setelah pemerintah mendorong seluruh layanan kesehatan menjadi BLUD, maka disana pasti ada fleksibilitas atau kemandirian keuangan yang dapat dipergunakan," ucapnya.
Selanjutnya, Gus Yani sapaan akrab bupati, mendorong secepatnya menyusun Perbup mengenai BLUD. Hal ini dimaksudkan agar BLUD dapat segera memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.
Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI
"Maka setelah ini, kita dorong perbupnya. Apa saja yang perlu dimasukkan. Secepatnya, harus kita susun bersama," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik Mukhibatul Khusnah juga menambahkan, penilaian kali ini memberikan nilai yang cukup tinggi.
"Alhamdulilah, penilaian kali ini memberikan hasil yang sangat memuaskan. Dengan nilai rata-rata kita ada di 90,5 dari total nilai 100," katanya.
15 Puskesmas itu adalah Puskesmas Dadap Kuning, Dapet, Dukun, Gending, Industri, Karang Andong, Kedamean. Serta Kepatihan, Menganti, Nelayan, Sangkapura, Sekapuk, Sembayat, Slempit, Tambak dan 1 RSUD Umar Mas'ud.
Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia
Perlu diketahui sejak tahun 2020, dari 32 Puskesmas se Kabupaten Gresik, masih 17 yang menerapkan BLUD. Dengan bergabungnya 15 Puskesmas yang lain, kini Gresik secara total menerapkan BLUD pada Puskesmasnya.
Baca juga: Capaian Rendah, Dinkes Gresik Buka Layanan Imunisasi Jemput Bola untuk Vaksin PCV
Diharapkan, dengan resminya 32 Puskesmas dan 1 RSUD dalam menerapkan BLUD, akan dapat menjadi garda depan dalam pelayanan kesehatan.
Penilaian kali ini diikuti kepala atau yang mewakili dari 15 Puskesmas dan 1 RSUD. Penilaian dilakukan oleh tim ahli yang telah disiapkan oleh Kemendagri. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar