KLIKJATIM.Com | Jakarta - Harapan baru dalam dunia pengobatan menghadapi pandemi virus corona deseas (covid-19) muncul dari Tanah Air. Sejumlah peneliti perguruan tinggi melakukan penelitian bioinformatika untuk menemukan senyawa yang berpotensi untuk melawan COVID-19. Senyawa itu ada dalam jus jeruk beserta kulitnya.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Kegiatan riset tersebut dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Farmasi UI, Pusat Studi Biofarmaka Tropika (TropBRC), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University dan Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University.
Menurut Guru Besar IPB University sekaligus Kepala Pusat Biofarmaka Tropika (TropBRC), Prof Irmanida Batubara senyawa tersebut adalah golongan flavonoid yaitu salah satunya hesperidin. Hesperidin ini disinyalir bisa memberikan perlindungan terhadap mikroba dan virus.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
"Senyawa ini banyak ditemukan di kulit buah jeruk. Jadi selama berdiam di rumah, kita dapat membuat jus jeruk dan jangan lupa untuk ditambah sedikit kulit jeruk yang sudah dicuci bersih. Memang akan terasa sedikit pahit. Nah tahanlah sedikit rasa pahit ini karena ini menunjukkan hesperidin ada di dalamnya,” ujar Guru Besar IPB University ini.
[irp]
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Jika tidak kuat meminum rasa pahit, imbuh Prof Irmanida, bisa membuat infus water dari jeruk beserta kulitnya. Beberapa senyawa dari kulit jeruk akan larut dalam air sehingga juga terkonsumsi oleh kita.
"Jangan lupa jeruknya dicuci bersih terlebih dahulu. “Semua jenis jeruk mengandung hesperidin. Jadi tidak harus jeruk buah, kita juga bisa memanfaatkan kulit jeruk nipis, jeruk lemon dan varietas jeruk lainnya,” terang Kepala Pusat Biofarmaka Tropika (TropBRC). (mkr/hen)
Editor : Redaksi