KLIKJATIM.Com | Jakarta - Harapan baru dalam dunia pengobatan menghadapi pandemi virus corona deseas (covid-19) muncul dari Tanah Air. Sejumlah peneliti perguruan tinggi melakukan penelitian bioinformatika untuk menemukan senyawa yang berpotensi untuk melawan COVID-19. Senyawa itu ada dalam jus jeruk beserta kulitnya.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
Kegiatan riset tersebut dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Farmasi UI, Pusat Studi Biofarmaka Tropika (TropBRC), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University dan Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University.
Menurut Guru Besar IPB University sekaligus Kepala Pusat Biofarmaka Tropika (TropBRC), Prof Irmanida Batubara senyawa tersebut adalah golongan flavonoid yaitu salah satunya hesperidin. Hesperidin ini disinyalir bisa memberikan perlindungan terhadap mikroba dan virus.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
"Senyawa ini banyak ditemukan di kulit buah jeruk. Jadi selama berdiam di rumah, kita dapat membuat jus jeruk dan jangan lupa untuk ditambah sedikit kulit jeruk yang sudah dicuci bersih. Memang akan terasa sedikit pahit. Nah tahanlah sedikit rasa pahit ini karena ini menunjukkan hesperidin ada di dalamnya,” ujar Guru Besar IPB University ini.
[irp]
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Jika tidak kuat meminum rasa pahit, imbuh Prof Irmanida, bisa membuat infus water dari jeruk beserta kulitnya. Beberapa senyawa dari kulit jeruk akan larut dalam air sehingga juga terkonsumsi oleh kita.
"Jangan lupa jeruknya dicuci bersih terlebih dahulu. “Semua jenis jeruk mengandung hesperidin. Jadi tidak harus jeruk buah, kita juga bisa memanfaatkan kulit jeruk nipis, jeruk lemon dan varietas jeruk lainnya,” terang Kepala Pusat Biofarmaka Tropika (TropBRC). (mkr/hen)
Editor : Redaksi