KLIKJATIM.Com | Gresik — Beberapa pedagang makanan dan minuman di warung Smelting (WS) mendapatkan pembinaan tentang standar berniaga.
Selain tentang rasa, mereka juga diberikan pengetahuan tentang kebersihan, dan pelayanan kepada pembeli.
Baca juga: BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
Baca juga: Batik Pitutur, Binaan Smelting Kini Makin Diminati
Karyawan PT Smelting Moch Sholeh mengatakan, pihaknya bahkan membuka kesempatan kepada para pedagang tersebut untuk bisa menjadi supplier kebutuhan makanan di Pabrik pemurnian tembaga itu.
"Baik untuk Ekspatriat, maupun karyawan subkontraktor yang bekerja di PT Smelting," ujar Sholeh.
Baca juga: PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
Namun, lanjut Sholeh, standar harga, kuantitas dan kualitas serta packagingnya harus memenuhi kebijakan yang diterapkan PT Smelting.
"Sudah ada yang jalan, seperti Rumah kuliner dari Tlogopojok, Dapur Ria dari Meduran," beber dia.
Baca juga: Konservasi Mangrove Binaan Smelting di Gresik Dapat Apresiasi TNI AD
Baca juga: Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
Sebagaimana diketahui, PT Smelting membangun kantin di depan pabriknya untuk menampung dan menata pedagang yang sebelumnya kerap buka lapak di kawasan tersebut.
Dengan adanya kantin yang melayani karyawan, sopir kendaraan maupun subkontraktor, kondisi di area tersebut menjadi rapi. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar